PALU, MERCUSUAR – Ketua DPRD Kota Palu, Rico A T Djanggola mendukung Wacana Pemerintah Kota Palu (Pemkot) Palu untuk memberlakukan sistem dua arah lalu lintas di Jembatan 1 dan Jembatan 3.
Pihaknya menyatakan bahwa rencana tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat di Palu. Menurutnya, penerapan sistem dua arah akan memperpendek jarak tempuh sekaligus meningkatkan aksesibilitas antara wilayah Palu Timur dan Palu Barat.
“Dengan dibukanya wacana dua arah di Jembatan 1 dan 3, maka jarak tempuh dan aksesibilitas antara Palu Timur dan Palu Barat akan semakin singkat dan mudah dijangkau,” ungkapnya, Jumat (10/4/2026) malam.
Lebih lanjut, Rico menilai kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di sejumlah kawasan strategis. Ia menyebut aktivitas ekonomi diperkirakan akan meningkat, khususnya di sekitar Jalan Gajah Mada, kawasan Palu Plaza, serta wilayah Jalan Kimaja dan Jalan Rajamoili.
“Sehingga diharapkan roda ekonomi juga akan semakin bertumbuh, khususnya di area-area tersebut,” tambahnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan secara matang. Rico meminta Pemkot Palu melalui Dinas Perhubungan untuk melakukan kajian teknis secara menyeluruh guna mengantisipasi potensi kemacetan di titik-titik tertentu.
“Yang terpenting adalah bagaimana Dinas Perhubungan dapat mengatur alur lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan atau stuck di ruas-ruas tertentu,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPRD Kota Palu akan terus mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, selama direncanakan dan dilaksanakan secara terukur serta berbasis kajian yang komprehensif.UTM






