Gubernur-DanLanal Palu Tabur Bunga di Teluk Palu

Gubernur & Danlanal-ea8fdc91
Gubernur Sulteng, Rusdi Mastura foto bersama dengan Danlanal Palu, Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting, di ruang kerja gubernur beberapa waktu lalu. DOK. LANAL PALU

PALU, MERCUSUAR – “Selamat Hari Dharma Samudera untuk seluruh Pejuang Bahari yang mempertahankan kedaulatan negeri tercinta! Mari teladani jiwa dan semangat juang dalam mempertahankan bahari Indonesia.”

Dharma Samudera yang jatuh setiap tanggal 15 Januari, merupakan hari di mana mengenang pertempuran yang terjadi di Laut Arafuru antara Tentara Indonesia melawan Belanda.

Dalam rangkaian itulah, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, Komandan Lanal Palu bersama pejabat lainnya, pagi ini akan melakukan upacara tabur bunga di Teluk Palu. 

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura dijadwalkan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu menjadi inspektur upacara tabur bunga di Teluk Palu dalam rangkaian memperingati Hari Dharma Samudera tahun 2022, pagi ini. Gubernur bersama Komandan Lanal Palu yang saat ini dikomandani Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting, M. Tr. Hanla bersama undangan lainnya akan menggunakan Kapal Angkatan Laut (Kal) Talise ke Teluk Palu.

Kapal Angkatan Laut (KAL) Talise adalah kapal perang produksi dalam negeri yang dilengkapi dengan sejumlah sistem persenjataan. Kapal itu menjalankan tugas dan fungsinya untuk memperkuat pertahanan dan mendukung Lanal Palu dalam patroli serta penegakan hukum di laut guna menjaga kedaulatan NKRI.

Upacara tabur bunga di Teluk Palu itu juga akan diikuti Komandan dan Prajurit Lanal Palu, Komandan Korem 132/Tadulako, Kapolda Sulteng, Ketua DPRD Provinsi Sulteng, Kajati Provinsi Sulteng dan beberapa undangan pejabat lainnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Koamndan Lanal Palu, Kolonel Marini Marthin Luther Ginting, M. Tr. Hanla menjelaskan, Gubernur Sulteng bersama rombongan berangkat menggunakan Kapal Angkatan Laut (Kal) Talise dari Dermaga Mako Lanal Palu di Watusampu menuju perairan Teluk Palu untuk melaksanakan upacara tabur bunga di laut.

Dijelaskan, upacara tabur bunga di laut merupakan upacara dalam rangka memeperingati Hari Dharma Samuder tahun 2022 untuk mengenang peristiwa bersejarah pada perang perebutan Kemerdekaan Republik Indonesia khususnyanTNI Angkatan Laut.

Saat itu terjadi pertempuran di Laut Aru. Tiga buah Kapal Perang RI di bawah Komodor Yos Sudarso bertempur dengan Kapal Perang Belanda pada pembebasan Irian Barat. Dengan persenjataan yang tidak seimbang, ketiga Kapal Perang RI tersebut tertembak oleh Kapal Perang Belanda dan tenggelam di Laut Aru.

Komodor Yos Sudarso bersama seluruh ABK pun  gugur sebagai pahlawan Kusuma Bangsa. Peristiwa itu yang diperingati sebagai Hari Dharma Samudera yang jatuh pada hari ini, Sabtu tanggal 15 Januari 2022.

Untuk mengenang, menghormati, dan menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur sebagai kusuma bangsa pada pertempuran di Laut Aru tetsebut, setiap tanggal 15 Januari, TNI Angkatan Laut memperingatinya sebagai Hari Dharma Samudera dan melaksanakan upacara tabur bunga di laut.MAN

Pos terkait