Indosat Dukung Pengembangan Industri di Sulteng Melalui Perluasan Jaringan

ndosat Ooredoo Hutchison (IOH) melakukan peningkatan jaringan di kawasan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan sekitarnya, Kamis (17/11/2022). IOH juga menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan meningkatkan pemberdayaan komunitas nelayan Desa Fatufia di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. FOTO : IST 


Sulawesi Tengah (Sulteng) terus menunjukkan potensinya sebagai pusat pengembangan industri di Indonesia. Dalam menghadapi tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), salah satu penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, memberikan kontribusi signifikan dengan memperluas jaringan mereka di wilayah tersebut.

Laporan : Kartini Nainggolan/Mercusuar

Pertumbuhan ekonomi suatu daerah tidak terlepas dari konektivitas yang handal, dan Indosat Ooredoo memahami peran strategisnya dalam mendukung infrastruktur telekomunikasi yang berkualitas. Dengan berinvestasi dalam perluasan jaringan di Sulteng, perusahaan ini tidak hanya memperbaiki akses komunikasi, tetapi juga mengakselerasi kemajuan industri lokal.

Kabupaten Morowali dan Morowali Utara memiliki potensi alam yang melimpah, terutama dalam sumber daya mineral seperti nikel, kobalt, dan lainnya. Keberadaan tambang-tambang besar dan investasi dalam pengolahan mineral telah membawa kabupaten-kabupaten ini menjadi pusat pertumbuhan industri pertambangan di Sulawesi Tengah.

Dalam beberapa tahun terakhir, proyek-proyek pertambangan besar di Morowali dan Morowali Utara, seperti proyek produksi nikel pig iron, telah menarik perhatian investor baik dari dalam maupun luar negeri. Pertumbuhan ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru tetapi juga mengangkat perekonomian lokal dan meningkatkan pendapatan daerah.

Konektivitas yang handal melalui jaringan telekomunikasi merupakan poin kritis dalam mendukung pertumbuhan industri pertambangan. Perusahaan yang beroperasi di sektor ini memerlukan jaringan yang cepat dan andal untuk mengelola operasional, berkomunikasi, dan mengakses data secara efisien.

Indosat Ooredoo, sebagai penyedia layanan telekomunikasi yang progresif, memainkan peran penting dalam mendukung kebutuhan konektivitas di Morowali dan Morowali Utara. Perluasan jaringan 4G dan 5G menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa perusahaan pertambangan dapat mengakses layanan internet yang cepat dan stabil di lokasi-lokasi terpencil sekalipun.

Tahun 2022 lalu, Indosat melakukan peningkatan jaringan di kawasan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Peningkatan jaringan ini dilakukan sejalan dengan misi IOH untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia. IOH juga mendukung pengembangan kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dengan menggelar sites baru untuk kesejahteraan masyarakat sekitar yang lebih baik lagi.

Dukungan jaringan telekomunikasi tidak hanya berfokus pada kebutuhan operasional perusahaan besar tetapi juga membawa manfaat kepada masyarakat umum. Akses internet yang lebih cepat memungkinkan masyarakat setempat untuk mendapatkan informasi, mengakses layanan kesehatan online, dan berpartisipasi dalam perekonomian digital.

Pasca Merger, dua perusahaan Telekomunikasi Indosat dan Tri memastikan tahun 2023 ini jaringan Base Transceiver Station (BTS) milik keduanya rampung menjangkau hingga ke pelosok daerah di Sulawesi Tengah.

Head Branch Sales IM3 Palu, Emerikus Simanjorang  mengungkapkan, tahun ini di Morowali dan Morowali Utara jaringan Indosat sudah tersedia. Bahkan di lokasi industri IMIP di Bahodopi sendiri, Indosat menyiapkan BTS dengan kapasitas lebih sesuai permintaan.

“Sejauh ini tidak ada kendala (dalam perluasan BTS) masih berjalan smooth dan per hari ini sudah di atas 85 persen BTS yang sudah digabungkan dan sekitar 20 persen target kita akhir bulan ini,” tegas kata Erick saat gathering bersama sejumlah media di Palu, Selasa, 21 Maret 2023..

Emerikus Simanjorang menjelaskan, progress di 2023 selain penambahan jaringan di daerah Morowali Utara dan Tojo Una Una, Ampana dan sekitarnya, pada tahun 2024 mendatang, planning penambahan dan perluasan jaringan di daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Toli-toli, Kabupaten Buol dan Kabupaten Donggala wilayah Pantai Barat.

Sebelumnya, Head of Region Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Prio Sasongko menjelaskan, IOH juga mendukung pengembangan kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dengan menggelar sites baru untuk kesejahteraan masyarakat sekitar yang lebih baik lagi. 

Perluasan jaringan telekomunikasi Indosat Ooredoo di Sulteng melibatkan peningkatan cakupan layanan, memberikan masyarakat dan pelaku industri akses yang lebih cepat dan stabil. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan yang semakin meningkat akan konektivitas digital di era modern, di mana informasi dan komunikasi menjadi pondasi utama kemajuan ekonomi.

Dengan jaringan yang semakin meluas, sektor industri di Sulteng dapat mengoptimalkan potensinya. Pelaku usaha lokal, terutama yang bergerak di bidang manufaktur, pertanian, dan jasa, dapat memanfaatkan teknologi telekomunikasi yang canggih untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mencapai pasar yang lebih luas.

Indosat Ooredoo juga berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Sulteng. Melalui inisiatif ini, diharapkan UKM lokal dapat memanfaatkan fasilitas digital untuk memperluas jangkauan bisnis mereka dan meningkatkan daya saing di pasar yang semakin global.

Selain manfaat ekonomi, perluasan jaringan telekomunikasi juga membawa dampak positif terhadap sektor pendidikan dan kesehatan di Sulteng. Fasilitas telemedicine, e-learning, dan berbagai layanan digital dapat lebih mudah diakses, memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan berkualitas.

Indosat juga telah mengembangkan ekosistem digital untuk UMKM lewat Indosat Digital Ecosystem (IDE) by Indosat Business 

IDE by Indosat Business secara konsisten mengembangkan fitur-fitur praktis mulai dari angsuran hingga menambah modul serta materi pembelajaran yang bisa dinikmati bagi para penggunanya. Satu tahun sejak diluncurkan, IDE by Indosat Business kini telah membantu pemberdayaan lebih dari 30 ribu pengguna yang merupakan UMKM dan pengusaha di seluruh Indonesia.

Muhammad Buldansyah, Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, pengembangan ekosistem digital ini merupakan implementasi komitmen Indosat Ooredoo Hutchison terhadap pemberdayaan masyarakat Indonesia. 

“Lewat IDE by Indosat Business, kami dapat memberikan dukungan layanan edukasi dan data insight dalam one-stop-solutions digital ecosystem. Lewat IDE by Indosat Business kami juga membuka berbagai peluang kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi untuk mendukung perkembangan UMKM di Tanah Air,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah proaktif seperti perluasan jaringan ini, Indosat Ooredoo tidak hanya menjadi penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga mitra pembangunan bagi masyarakat dan industri di Sulawesi Tengah. Diharapkan, upaya ini tidak hanya memajukan konektivitas digital, tetapi juga mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulteng secara keseluruhan.***

Pos terkait