MAKKAH, MERCUSUAR – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, H. Ulyas Taha menyempatkan diri menemui jemaah haji asal Sulteng, yang saat ini sedang berada di Makkah.
Ulyas yang saat ini melaksanakan tugas sebagai pemantau sektor khusus Masjidil Haram, memberikan arahan kepada jemaah haji Sulteng yang tergabung dalam kloter BPN-3, BPN-4 dan BPN-5, di pemondokan Al-Kiswah Tower, sektor 4 jarwal Makkah, Jumat (1/7/2022).
Pada kesempatan tersebut, Ulyas menekankan pentingnya penguatan pemahaman manasik haji oleh jemaah, yang sudah dibekali sejak berada di tanah air, setidaknya sebanyak 2 kalu di tingkat kabupaten dan kota, serta 4 kali di tingkat kecamatan.
“Pemahaman manasik sangat membantu kelancaran pelaksanaan syarat wajib haji, seperti miqad untuk ihram, thawaf, sa’I, wukuf, mabit dan alhalq (mencukur),” kata Ulyas.
Selain itu, Ulyas juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan, terutama menjelang sesi wukuf di Arafah, serta mabit di Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Karena kata dia, jemaah harus menghadapi kondisi cuaca panas yang dapat mencapai suhu hingga 44 derajat celcius.
“Berhaji membutuhkan fisik yang prima. Jangan memaksakan diri, termasuk banyak keluar melakukan ziarah. Utamakan wajibnya, karena haji itu ketika wukuf di Arafah,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil turut didampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulteng, H. Lutfi Yunus, yang tahun ini turut bertugas sebagai Ketua Sektor 2 Daker Makkah. Turut hadir PPIH Kloter, Emergency medical Team, TKHI, dan PHD. */IEA