MOROWALI, MERCUSUAR – Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada momen arus mudik, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morowali melaksanakan kegiatan Mudik Gratis Presisi Tahun 2026.
Kegiatan pelepasan pemudik berlangsung pada Senin (16/3/2026) pukul 08.30 hingga 09.00 WITA di Terminal Pasar Sentral Bungku, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.
Sebelum keberangkatan, petugas terlebih dahulu melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi bus dan seluruh penumpang guna memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat dan layak melakukan perjalanan jauh. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh tim medis di Pos Pelayanan Terminal Bungku Tengah.
Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut, tim medis melakukan pengecekan tekanan darah, kondisi umum kesehatan, serta memastikan tidak adanya keluhan kesehatan yang berpotensi mengganggu keselamatan selama perjalanan. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk meminimalisir risiko gangguan kesehatan di perjalanan serta memastikan para pemudik dapat menempuh perjalanan dengan aman dan nyaman.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, pengemudi bus juga menjalani tes narkoba yang dilaksanakan oleh Unit Provost, Satlantas, serta tim medis. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Morowali dalam memastikan pengemudi dalam kondisi prima, bebas dari pengaruh zat terlarang, serta siap menjalankan tugas mengantarkan para pemudik dengan aman.
Kasat Lantas Polres Morowali Iptu Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H. mengatakan, Program “Mudik Balik Gratis Presisi 2026” dengan slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” ini memberangkatkan 30 penumpang menggunakan satu unit bus PO Adi Putra dengan trayek Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat dalam rangka Operasi Ketupat Tinombala 2026, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya untuk melaksanakan mudik. Para peserta mudik berasal dari berbagai profesi seperti karyawan, kuli bangunan, dan sopir yang bekerja di Kabupaten Morowali. IKI/*






