Pimpin ABTI Sulteng, Wisman Komitmen pada Penguatan Organisasi

Wisman

PALU, MERCUSUAR – Wisman. S.Pd., M.Pd. terpilih sebagai Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Provinsi Sulteng periode 2026-2030, pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musoprov) ABTI Sulteng, dan dilantik pada Sabtu (31/1/2026).

Dalam sambutannya, Wisman menegaskan musyawarah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan titik awal tanggung jawab besar dalam memajukan olahraga bola tangan di Sulteng.

“Ini bukan hanya momen seremonial, tetapi awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab besar,” ujarnya.

Wisman juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulteng atas kepercayaan, dukungan, dan pembinaan yang telah diberikan kepada ABTI.

“Kepercayaan ini akan kami jaga dengan kerja nyata dan prestasi,” tegas Wisman.

Dengan mengusung tagline “ABTI Sulawesi Tengah Berkemajuan”, kepemimpinan Wisman diarahkan pada semangat kerja, pengabdian, dan prestasi. Ia mengakui, tantangan dalam membangun olahraga bola tangan di Sulteng tidaklah mudah, namun ia juga optimistis dapat dihadapi melalui kebersamaan dan kolaborasi.

Ke depan, lanjut Wisman yang juga Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu dan Sekretaris Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Palu Utara, ABTI Sulteng berkomitmen untuk fokus pada penguatan pembinaan atlet secara berjenjang, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota, serta perluasan sosialisasi olahraga bola tangan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Seluruh program tersebut akan dijalankan dengan prinsip tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kami percaya bahwa prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang yang konsisten, terencana, dan berbasis kerja tim,” tambahnya.

Wisman juga menegaskan keterbukaan ABTI Sulteng untuk membangun sinergi dengan KONI, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga. Ia mengajak seluruh insan bola tangan untuk menjadikan Musorprov ini sebagai titik awal membangun organisasi yang solid dan berprestasi.

“Mari kita jadikan Musyawarah Provinsi sebagai langkah awal membangun ABTI Sulteng yang solid, produktif, dan berprestasi, serta membawa bola tangan tampil membanggakan di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya. */IEA

Pos terkait