Berbekal Inovasi Bisnis, 3 Mahasiswa & PengusahaBurgerchill Ini Dapat Beasiswa BRI Peduli-Creation 2021

  • Whatsapp
11E4DA69-63F5-46DC-A90C-8E9AC9F0A0A5-bf61d8a2

 

JAKARTA, MERCUSUAR  – Tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran yang sekaligus menjadi pengusaha makanan bermerek dagangBurgerchill mendapatkan beasiswa dari BRI melalui program BRI Peduli-Creation (creative inaction) Scholarship, sekaligus didorong untuk mengembangkan usaha rintisantersebut.

Berita Terkait

Dengan program ini, BRI berkomitmen memberikan apresiasikepada kelompok mahasiswa terpilih berupa dana pengembangan inovasi, ide, dan terobosan baru yang kreatifjuga unggul, disamping menadapatkan beasiswa untuk kuliah.

Ketiga mahasiswa Unpad tersebut adalah Founder & CEO Burgerchill Dzaky Muhammad dan Founder & COO Burgerchill Naufal Muhammad, keduanya adalah saudarakembar, serta Manager of Quality Control Product sekaligusPR Burgerchill Ahlam Nauval.

Naufal dan Dzaky awal membuka Burgerchill yaitu sejakpertengahan 2020 saat pandemi Covid-19 sudah melandaIndonesia. Mereka berdua berjualan burger dari rumah dengan sistem preorder. Konsumennya adalah teman satu sekolahatau kawan di kampus.

Uang hasil penjualan kemudian ditabung oleh kedua saudarakembar itu. Setelah terkumpul, keduanya membeli alat-alatusaha seperti kompor hingga kulkas. Keinginan membukausaha terdorong oleh semangat agar dapat independent secarafinansial untuk membiaya kuliah dengan uang pribadi.

Saat itu mereka baru menjadi mahasiswa di jurusanPerikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad. Namun perjalanan awal usaha mereka tidak terlalu mulus. Burgerchill terhantam pandemi.

Usahanya yang di-scale up untuk membayar UKT (uangkuliah). Tapi outlet ditutup. H-1 pembayaran UKT, tidak adauangnya. Sedangkan uangnya terpakai untuk bayar karyawandan bikin outlet. Kakak menyuruh cuti kuliah dan fokus di bisnis. Saat itu ibu kami sampai sakit juga” kenang Dzaky.

Kendati demikian mereka tak patah semangat dan berputusasa. Saat itu Dzaky dan Naufal sudah melibatkan Ahlam yang dikenal sejak ketiganya bekerja menjadi penyiar di Radio Ardan FM. Burgerchill mulai menjajal media sosial sepertiInstagram dan TikTok untuk memperluas pasar.

Video mereka viral, di TikTok menyedot 6 juta penontondengan pengikut mencapai 100 ribu. Hal itu menarik minatbeberapa kampus untuk menjadikan pengusaha-pengusahamuda ini menjadi pembicara dalam seminar. Tak terkecualialmamater tercinta mereka, Unpad.

 

Pilihan Redaksi :  Mengaspal di Palu, All New Avanza & Toyota All New Veloz Tampil Lebih Modern dan Fitur Canggih

Beasiswa BRI Peduli – Creation

Pada Juli 2021, BRI mengatakan program “BRI Peduli – Creation (Creative In Action) Scholarship” yang memberikanapresiasi kepada mahasiswa yang memiliki inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif dan unggul dengan apresiasi uangperjalanan inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif dan beasiswa untuk kuliah.

Saat itu, Dzaky, Naufal dan Ahlam memutuskan untuk mengikuti program tersebut. Hampir dua bulan lamanyaBurgerchill berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dalamprogram BRI Peduli – Creation ini. Saat mengikuti program ini mereka sempat tidak percaya diri. Ahlam menyebut karena mereka baru pertama kali mengikuti program beasiswa sepertiini.

Dalam program tersebut, dibagi dalam tiga tahapan seleksi. Dari ratusan tim yang ikut serta, hanya diambil 150 tim dalamseleksi proposal. Dari jumlah tersebut dipilih kembali menjadi50 tim dan selanjutnya 10 tim yang menjadi pemenangtermasuk Burgerchill.

Kesepuluh tim pemenang dari seleksi akhir, terbagi dari 4 timpemenang kategori Technology Creation, 3 tim kategoriEntrepreneur Creation, dan 3 tim pemenang kategori Social Creation. Adapun Burgerchill menempati peringkat pertamadalam kategori Entrepreneur Creation.

Inovasi mereka dalam mengembangkan Burgerchill sebagaiUMKM yang sedang tumbuh bisa dibilang cukup menyitaperhatian. Selain keunikan produk yang berbeda dengan kompetitor, pihaknya juga membuat inovasi burger sehat dan ramah lingkungan. Inovasi mereka dalam menjalankanusahanya juga berdampak positif dalam meningkatkanekonomi rumah tangga masyarakat sekitar.

“Kami berhasil karena dari segi inovasi yang ditawarkan. Kami pun berupaya memberdayakan lingkungan sekitardengan mengedepankan prinsip SDG’s,” ujar Ahlam.

“Kami pun punya data. Data arsip digital dari kami juga. Itu yang buat kita percaya diri. Usaha-usaha temen yang lain barupada mulai. Kita sudah 1,5 tahun,” kata Dzaky menanggapi.

Selain itu, ada faktor lain yang membuat ketiganya kiansemangat memenangkan kompetisi. Mereka melihat kehadiranBurgerchill menjadi harapan bagi keenam karyawannya. Burgerchill bisa membuka lapangan pekerjaan baru meskiekonomi terhambat pandemi.

Bahkan mereka bermimpi kelak bisa membantu ratusanhingga 1.000 karyawan untuk bekerja di industri makanan dan minuman yang baru mereka rintis tersebut. Selain itu, Ahlamyang merupakan mahasiswa semester kelima di jurusan Kimia fakultas MIPA, Unpad, mengatakan Burgerchill ditargetkanmenjadi bisnis makanan segar nomor wahid di Tanah Air.

Target 2022

Adapun pemenang dari program tersebut, BRI mengapresiasidengan memberikan dana Inovasi Program sebesar Rp30 jutaper tim. Selain itu, beasiswa untuk menjalani kuliah di masing-masing universitas serta uang saku sampai dengan semester 8.

BRI pun memberikan dana untuk uang saku sampai dengan 42 bulan. BRI juga mengadakan Inagurasi Camp berupapelatihan softskill dan pengukuhan pemenang dari keseluruhan program BRI Peduli – Creation Scholarship.

Dengan dana tersebut, Burgerchill siap melakukan ekspansiusaha pada 2022. Atas saran pembina dari BRI, Burgerchilldidorong untuk berkolaborasi dengan 5 UMKM rintisan di bidang makanan dan minuman.

Sehingga mereka akan menambah 5 gerai baru. Adapun saatini, Burgerchill baru memiliki gerai di jalan Bengawan, Kota Bandung. Serta unit usaha di rumah untuk melayani pembeliyang berbelanja melalui Gofood, GrabFood, dan ShopeeFood.

“Kami akan fokus berkolaborasi dengan UMKM, seperticoffee shop,” ujar Ahlam.

Atas diraihnya prestasi ini, baik Dzaky, Naufal dan Ahlamberharap BRI ke depan akan semakin memperluas lagiprogram beasiswa dan pengembangan usaha tersebut. Ketiganya melihat, potensi pengusaha muda seperti merekasangat banyak dan perlu dibina serta dikembangkan.RES/*

Baca Juga