PALU, MERCUSUAR – Sebanyak 2000 nelayan di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah menerima bantuan perlindungan jaminan sosial dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).
Bantuan perlindungan untuk nelayan ini dibantu Bank Sulteng dengan mengcover selama bulan untuk 2000 nelayan yang iuranya Rp. 16.800 setiap bulan untuk dua program perlindungan,yakni perlindungan kecelakaan kerja dan perlindungan kematian,maka total bantuan Bank Sulteng yang digelontorkan Rp.100.800.000,maka itu secara simbolis dilakukan penyerahan kartu peserta untuk nelayan Donggala atas nama Umar H. Mide. dan Amir R. Madda yang didampingi Firmansyah Azis selaku pimpinan Divisi Treasury Bank Sulteng, Wahidudin Kepala Divisi Pemasaran, dan Myrna Rianasari.
“Asuransi itu melindungi pekerja rentan yang berprofesi sebagai nelayan karena mereka rentan terhadap kecelakaan kerja saat melaut,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Palu,Raden Harry Agung, Kamis (18/11/2021) di En Resto.
Kartu yang diterima nelayan itu mempunyai beberapa fungsi yakni perlindungan ketika terjadi kecelakaan kerja dan kematian saat bekerja mencari ikan di laut,” tuturnya.
“Program ini sebagai bentuk perhatian dari Bank Sulteng terhadap nelayan, karena nelayan memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi, yang dihadapi adalah faktor alam yang tidak bisa diprediksi.” kata Dia
Firman berharap tahun depan bertambah jumlah yang akan dilindungi untuk para nelayan ini, sehingga para nelayan dapat bekerja dengan baik, pasalnya telah mendapatkan perlindungan kerja sehingga jauh dari kekhawatiran.
Harapannya lebih banyak,mungkin dibantu atas kepedulian dari setiap pegawai Bank Sulteng,bebernya.
Menurutnya, dengan adanya bantuan perlindungan jaminan sosial dari BPJAMSOSTEK dapat meringankan beban para nelayan, karena selama ini nelayan yang tanpa perlindungan itu menghadapi kesulitan ketika mengalami kecelakaan kerja.ABS