25 Pasang Keluarga di Sindue Ikuti Bimbingan Perkawinan

  • Whatsapp
KEMENAG-f091bb82
FOTO: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Donggala melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Piloting Pusaka Sakinah, di KUA Kecamatan Sindue, Senin (20/12/2021) lalu. FOTO: DOK KEMENAG DONGGALA

DONGGALA, MERCUSUAR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Donggala melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Piloting Pusaka Sakinah, di KUA Kecamatan Sindue. Kegiatan ini dibuka oleh Kasi Bimais Kemenag Donggala, Darwin Panessai, didampingi oleh  Kasubbag TU, Sarina Unok dan Kepala KUA Sindue, Lutfi, di Aula Kantor Camat Sindue, Senin (20/12/2021) lalu.

Menurut Darwin Panessai,  bimbingan perkawinan Piloting Pusaka Sakinah sangat bermanfaat dilaksanakan, di tengah-tengah keluarga sekarang ini, karena banyak terjadi perceraian, yang disebabkan sulitnya  biaya hidup. Olehnya diharapkan kepada peserta bimbingan perkawinan, setelah mengikuti kegiatan ini, membawa manfaat bagi keluarganya.

Berita Terkait

“Dalam berumah tangga diperlukan keharmonisan, maka perlu diadakan pembinaan perkawinan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat menambah wawasan terkait tata cara membina rumah tangga yang baik, berdasarkan syariat Islam,” kata Darwin.

Kepala Kantor Kemenag Donggala, Rusdin, dalam sambutannya  saat menutup kegiatan ini mengatakan, dengan ditanamkannya nilai-nilai Islam dalam rumah tangga, akan melahirkan rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah. Materi pembinaan perkawinan yang diajarkan, meliputi Fiqih, Thaharah, ibadah dan masalah kesehatan.

Olehnya lanjut Rusdin, dalam sebuah keluarga haruslah berusaha meningkatkan kesejahteraannya, karena itu sangat menentukan ketahanan keluarga. Jika keluarga itu sejahtera, maka akan terjalin keluarga yang kuat dan harmonis, maka keluarga yang sejahtera lahir (jasmani) dan batin (rohani), dapat ditanamkan pada diri kita masing-masing.

Kebahagiaan dalam membentuk keharmonisan keluarga kata dia, dapat terwujud dan bisa menjadi ketahanan dalam keluarga, bangsa dan negara.

Kegiatan ini diikuti 25 pasang keluarga dan tiga orang narasumber, yaitu Mohammad Arif dari Ketua Pengadilan Agama Donggala, Fadlia dari Dinas Kesehatan Donggala dan Salim Khair dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Donggala. */JEF

Baca Juga