Mahasiswa SPI UIN Datokarama Palu,  Teliti Tinggalan Sejarah Kota Tua Donggala

  • Whatsapp
SPI-0789d1ff
Puluhan mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, melaksanakan praktik lapangan di Kota Donggala, 2-3 Juli 2022. FOTO: IST

DONGGALA, MERCUSUAR – Puluhan mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, melaksanakan praktik lapangan di Kota Donggala, 2-3 Juli 2022. Praktik lapangan ini, merupakan bagian dari mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam di Sulteng bagi angkatan 2019 dan mata kuliah Arkeologi Islam bagi angkatan 2020.

Dosen pendamping lapangan, Moh. Sairin, MA mengatakan, Kota Donggala dipilih sebagai lokasi praktik lapangan, karena merupakan salah satu kota tua di Sulteng, yang masih memiliki banyak tinggalan sejarah. Dalam hal sejarah kebudayaan Islam kata dia, misalnya melihat perkembangan masyarakat keturunan Arab di Donggala, organisasi bernuansa Islam seperti Alkhairaat, Muhammadiyah, dan Sarekat Islam, hingga aspek pendidikan islam seperti kehadiran sekolah YPPI di Donggala, yang menjadi tempat Gubernur Sulteng saat ini, Rusdy Mastura, menempuh pendidikan dasar.

Berita Terkait

Kemudian terkait aspek arkeologi Islam, Sairin menyebut, dapat dilihat misalnya pada kompleks pemakaman keturunan Arab di kompleks pemakaman Islam di Labuan Bajo, keberadaan Langgar Arab di Labuan Bajo, serta kawasan Kota Tua Donggala yang juga dihuni oleh para pedagang keturunan Arab sejak lama.

Pemerhati sejarah Donggala, Jamrin Abubakar dan Andrifal Latomaria, yang turut membersamai praktik lapangan ini, mengapresiasi kehadiran mahasiswa program studi SPI untuk melakukan penelitian terkait tinggalan sejarah di Kota Tua Donggala. Menurut mereka, tinggalan sejarah yang ada di Donggala, penting untuk dikaji secara mendalam, untuk mendukung upaya revitalisasi potensi cagar budaya di kota tersebut. JEF

Baca Juga