Rektor: Jadilah Alumni yang Rendah Hati

  • Whatsapp
WISUDA – Rektor Untad, Prof Dr Ir Muh Basir, SE, MM, saat mewisuda putranya, Muh Asep Pratama, yang meraih gelar Sarjana Kedokteran, pada prosesi wisuda ke-92 Untad di Auditorium Untad, Kamis (5/7/2018). FOTO: DOK AKHMAD USMAR

TONDO, MERCUSUAR – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof Dr Ir Muh Basir, SE, MS, mengingatkan kepada para wisudawan, agar tidak pernah lupa bersyukur kepada Tuhan YME, atas segala kesuksesan yang diraih. Menurutnya, dalam menggapai kesuksesan, dibutuhkan kesungguhan, niat yang baik, tahu terima kasih, serta pandai bersyukur.

Hal tersebut dikatakan Rektor dalam pelaksanaan wisuda ke-92 Untad, Kamis (5/7/2018), di Auditorium baru Untad. Rektor mengatakan, jika kelak lulusan Untad menjadi orang-orang yang duduk di posisi pengabdian manapun, agar tidak menodai keberhasilannya dengan lupa bersyukur dan tidak ingat untuk berterima kasih.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Pemkab Donggala Subsidi Pasar Murah Rp1,1 M 

Rektor juga mengingatkan para wisudawan untuk menjauhkan rasa takabur, sombong dan congkak, karena sifat demikian nantinya akan berdampak pada diri sendiri. Orang tua, keluarga, serta pihak lain yang turut andil dalam kesuksesan kita kata Rektor, hendaknya selalu dikenang, direnungi, dan selalu mengingat bagaimana proses yang kita hadapi sebelum menjadi sukses.

“Jika esok lusa kalian menduduki jabatan tinggi eselon, janganlah mengkhianati kebaikan orang-orang yang memberimu setitik embun kesejukan. Jadilah alumni yang rendah hati, berjuang dalam kebersamaan dan hindarkan diri dari praktek-praktek sektarian,” pesan Rektor.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Administrasi, Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir Moh Faisal Mang, MM, mengharapkan para alumni Universitas Tadulako agar menjaga nama baik almamater, serta mengharumkan nama baik kampus melalui sikap dan perbuatan.

Pilihan Redaksi :  Pemkab Donggala Subsidi Pasar Murah Rp1,1 M 

“Dalam upaya mengembangkan diri ini, dibutuhkan kreatifitas, inovasi, daya saing, dan profesionalitas yang tinggi, untuk memenangkan persaingan di era global,” tegas Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Menurut Gubernur, menyandang status sarjana strata satu maupun strata dua di tengah-tengah lingkungan yang dinamis dan kompleks di masyarakat, tentu saja membawa konsekuensi moral dan intelektualitas yang tidak ringan, sebab di mata masyarakat awam, para alumni dipandang mempunyai nilai lebih baik dari sisi keilmuan dan etika, untuk dijadikan figur pedoman, pelopor dan teladan yang mampu memajukan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Wisuda ke 92 Untad ini diikuti oleh 1071 wisudawan dari program magister dan sarjana. Pelaksanaan wisuda ini juga dihadiri oleh unsur Forkompinda Sulteng, Forkompinda Kota Palu, pihak perbankan, serta undangan lainnya. JEF

Baca Juga