31 Mei, Batas Akhir Pendaftaran Anak Berkewarganegaraan Ganda Jadi WNI

Hermansyah Siregar

BIROBULI SELATAN, MERCUSUAR – 31 Mei merupakan batas akhir pendaftaran bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG) untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) mengimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak berkewarganegaraan ganda, untuk segera mendaftarkan anaknya yang sudah menginjak usia 18 tahun, demi bisa mendapatkan status WNI sebelum batas akhir 31 Mei 2024.

“Kita imbau agar masyarakat pelaku kawin campur untuk segera mendaftarkan kewarganegaraan anaknya sehingga berstatus WNI. Ya tujuannya juga adalah untuk perlindungan dan kepastian hukum itu sendiri,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, Kamis (30/5/2024).

Hal itu berdasarkan Pasal 3A Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2022 tentang Tata Cara Memperoleh, Kehilangan, Pembatalan, dan Memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia. 

Diharapkan bagi orang tua kawin campur ataupun anak kawin campur yang sudah menginjak usia 18 tahun ketika UU 12/2006 berlaku untuk segera mendaftar demi bisa mendapatkan status Kewarganegaraan Indonesia.

“Momen ini adalah kesempatan yang istimewa ya, kalau sudah melewati batas waktu 31 Mei ini, bagi ABG yang mau menjadi WNI harus melewati naturalisasi murni seperti pada Pasal 8 UU 12 Tahun 2006,” terang Hermansyah Siregar.

Ia menambahkan, kesempatan istimewa tersebut masih ditekankan tarif Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp5 juta. Namun, kata Hermansyah, jika melalui naturalisasi murni, besaran PNBP-nya mencapai jumlah Rp50 juta.

“Rugi sekali kesempatan baik ini dilewatkan, kalau naturalisasi murni itu biayanya sangat besar, PNBP-nya Rp50 juta lho,” imbuhnya.

Pos terkait