TANAMODINDI, MERCUSUAR – Sebanyak 326 peserta aparatur sipil negara (ASN) Kota Palu dari berbagai perangkat daerah mengikuti kegiatan seleksi dan uji kompetensi Jabatan Administrator yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan bahwa banyaknya aparatur yang memiliki kompetensi dan kemampuan dalam menjalankan tugas selama ini justru menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus lebih selektif dan berhati-hati dalam menempatkan pejabat pada posisi-posisi strategis.
“Karena begitu banyaknya saudara-saudara yang memiliki kompetensi dan kemampuan melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban selama ini, sehingga ini menyulitkan kami dalam menempatkan pejabat-pejabat pada posisi-posisi strategis. Cukup sulit menentukan apa dan siapa,” ujar wali kota, Selasa (28/4/2026).
Olehnya, pelaksanaan seleksi dan uji kompetensi ini dinilai sangat penting sebagai langkah untuk melakukan penilaian secara objektif terhadap para peserta. Melalui proses tersebut, seluruh ASN yang merasa memiliki kapasitas dan kelayakan untuk menduduki jabatan strategis akan memiliki peluang yang sama, selama mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya.
“Dengan proses ini, saudara-saudara yang merasa pantas menduduki posisi-posisi strategis memiliki peluang itu. Pastikan bapak dan ibu melaksanakan serta menjalankan fase ini dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh kesungguhan, integritas, dan tanggung jawab. Dengan demikian, diharapkan akan lahir pejabat administrator yang profesional, berkompeten, serta mampu mendukung peningkatan kinerja Pemerintah Kota Palu ke depan. UTM






