4.500 Peserta Ikut Ujian Peradi

FOTO UJIAN PERADI

TALISE, MERCUSUAR- Peradi menggelar ujian secara serentak di 37 kabupaten/kota se-Indonesia, Sabtu (22/2/2020). Peserta yang mengikuti ujian tersebut berjumlah kurang lebih 4.500 orang. Fakta tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Peradi dan kecintaan terhadap profesi advokat sangat tinggi.

Hal tersebut disampaikan wakil Ketua Bidang pendidikan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Dr. Haris Arthur,SH.MH dalam sambutannya saat membuka secara resmi ujian profesi advokat (UPA) di Palu. Ujian profesi di Palu sendiri dilaksanakan  di Aula FH Unismuh, dan diikuti 40 orang peserta.

Ketua DPC Palu, Syafruddin A.Datu, SH.MH mengucapkan selamat dan mengucapkan terima kasih kepada para peserta karena telah memilih Peradi sebagai organisasi tempat bernaung, keputusan para peserta tersebut sudah benar.

Menurutnya, karena diluar sana ada banyak organisasi yang mengklaim diri sebagai organisasi advokat, yang juga melaksanakan proses rekruitmen advokat, padahal  organisasi tersebut bukanlah organisasi yang sah, karena proses berdirinya tidak sesuai dengan Undang-Undang. Organisasi Advokat pada dasarnya hanya satu (single bar/wadah tunggal) sebagaimana ketentuan pasal 28 UU Nomor 18 tahun 2003 tentang advokat dan satu satunya organisasi  tersebut adalah Peradi.

Sementara itu, Sekretaris Peradi Palu, Harun, SH mengatakan, ujian profesi advokat adalah salah satu syarat dan tahapan yang harus dilalui oleh seseorang untuk menjadi advokat.

Sebelum ujian, para calon advokat terlebih dahulu harus mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilaksanakan selama kurang lebih 2 pekan. Untuk diangkat sebagai advokat, seseorang harus lulus ujian, kemudian jika sudah memenuhi syarat dan ketentuan UU khususnya berkaitan dengan proses magang dan batas minimal usia, seseorang baru diangkat sebagai advokat oleh Peradi kemudian diusulkan oleh Peradi untuk disumpah oleh Pengadilan Tinggi. AMR/*

 

Pos terkait