TANAMODINDI, MERCUSUAR — Alfamidi Cabang Palu berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pelaku UMKM, Sabtu (28/2/2026), di kantor Dinsos Sulteng. Kegiatan ini diikuti 34 pelaku UMKM, termasuk 12 anggota Asosiasi Pengusaha Kreatif Anak Indonesia Penyandang Disabilitas (APKAIP).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, Rifki Anata Mustaqim, bersama jajaran. Materi pertama disampaikan oleh perwakilan Dinsos dengan tema “Urgensi Pembinaan dalam Upaya Optimalisasi Produktivitas UMKM”, yang menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produksi dan manajemen usaha.
Sesi berikutnya diisi perwakilan Alfamidi Palu dengan materi “Mekanisme Membangun Kemitraan Pemasaran Produk di Alfamidi”. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai standar produk, persyaratan administrasi, hingga alur seleksi agar produk UMKM dapat masuk ke jaringan ritel modern. Diskusi berlangsung interaktif, dengan sejumlah pertanyaan terkait strategi pengembangan usaha dan prosedur kemitraan.
Rifki Anata Mustaqim menegaskan bahwa pembinaan menjadi kunci agar UMKM, termasuk dari komunitas disabilitas, mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperluas akses pasar dan memperkuat kemandirian ekonomi pelaku usaha lokal.
Branch Manager Alfamidi Palu, Zaldy Hidayat, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan UMKM daerah. Ia menilai kemitraan tersebut tidak hanya memperkaya variasi produk di jaringan Alfamidi, tetapi juga memperkuat keterhubungan perusahaan dengan masyarakat dan komunitas kreatif sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
Salah satu peserta dari komunitas APKAIP, Armansyah, mengaku memperoleh pemahaman baru terkait peluang memasukkan produk ke toko modern serta pengelolaan usaha yang lebih terstruktur. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Alfamidi dan Dinsos Sulteng menegaskan sinergi dalam memperluas akses pemasaran UMKM, termasuk kelompok disabilitas. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem usaha lokal sekaligus mendorong keberlanjutan program CSR dan kemitraan jangka panjang di Sulawesi Tengah. ABS






