APINDO Sulteng Dorong Mahasiswa Bangun Integritas dan Semangat Kewirausahaan

PALU, MERCUSUAR – Integritas dinilai sebagai faktor mendasar dalam membangun kepercayaan, baik dalam dunia usaha maupun kehidupan sosial. Nilai tersebut disampaikan Ketua DPP APINDO Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, saat menjadi pemateri dalam Musyawarah Besar (Mubes) XIV BEM, DPM, dan HMJ STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah, Jumat (13/3/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, Wijaya menekankan, reputasi seseorang, khususnya dalam dunia bisnis, sangat ditentukan oleh konsistensi sikap dan kejujuran.Menurutnya, integritas bukan sekadar slogan, tetapi fondasi utama untuk membangun kepercayaan. Tanpa integritas, kata dia, seseorang akan sulit memperoleh kepercayaan kembali.

“Integritas itu penting. Sekali kepercayaan hilang, sangat sulit mendapat kesempatan kedua,” ujarnya.

Forum tersebut diikuti sekitar 449 mahasiswa. Selain Wijaya Chandra, kegiatan ini juga menghadirkan Danpomdam XXIII/Palaka Wira, Kolonel Cpm Indra Jaya, S.E., M.M., yang memberikan materi mengenai kepemimpinan serta pentingnya kedisiplinan dalam membangun karakter generasi muda.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum awal penjajakan kerja sama antara DPP APINDO Sulawesi Tengah dan STAH Dharma Sentana. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan program studi ekonomi yang akan segera dibuka, serta program studi pariwisata berbasis budaya dan keagamaan.

Sejumlah program direncanakan dalam kerja sama tersebut, di antaranya Pengusaha Mengajar, pembentukan inkubator bisnis bagi wirausaha pemula, program pemagangan mahasiswa, serta kolaborasi media melalui diskusi ekonomi dan bisnis yang akan disiarkan melalui Darsana TV.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pengurus DPP APINDO Sulawesi Tengah serta sekretaris dari bakal kepengurusan DPK APINDO Palu. Kehadiran mereka sekaligus menegaskan komitmen organisasi pengusaha tersebut untuk menjadi mitra strategis kampus dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi daerah.

Wijaya juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua STAH Dharma Sentana, Dr. Agus Budi Wirawan, S.T., M.Si., beserta seluruh civitas akademika yang telah memberikan ruang bagi APINDO untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa.

Ia menjelaskan, program APINDO Mengajar merupakan bagian dari kontribusi para pengusaha yang tergabung dalam APINDO kepada dunia pendidikan. Melalui program ini, pengusaha akan hadir langsung di kampus untuk berbagi pengalaman dan menjadi mentor bagi mahasiswa.

“Harapannya, mahasiswa bisa termotivasi untuk mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang inovatif dan kreatif, bahkan ke depan mampu menjadi pengusaha yang sukses,” kata Wijaya.

Penandatanganan nota kesepahaman antara DPP APINDO Sulawesi Tengah dan STAH Dharma Sentana direncanakan berlangsung setelah perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026.

Melalui kerja sama tersebut, APINDO Sulteng berharap dapat berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang berintegritas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. */JEF

Pos terkait