Bangun Irigasi, Libatkan Peserta PKT

  • Whatsapp
ILUSTRASI BANGUNAN IRIGASI

PALU, MERCUSUAR – Sebagai salah satu upaya pemberdayaan dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar program Padat Karya Tunai (PKT). Program ini menghimpun dan menfokuskan aktivitas bina lingkungan dari berbagai BUMN untuk memobilisasi budaya gotong royong yang sudah tertanam di masyarakat pedesaan dan memanfaatkannya untuk membangun atau merenovasi sarana serta prasarana publik penting. PT Bank Negara Indonesa Tbk atau BNI menjadi BUMN yang paling awal memulai program PKT ini.

Program PKT ini tengah dijalankan oleh BNI Cabang Palu, dimana sejak Kamis (12/7/2018) BNI Cabang Palu sudah membangun kembali saluran irigasi di Desa Oo, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi. Kegiatan ini  melibatkan 300 penduduk sekitar sebagai peserta PKT BNI Cabang Palu. Program ini juga sebagai salah satu rangkaian kemeriahan HUT ke-72 BNI.

Pilihan Redaksi :  Anggota DWP Diminta Dukung Program Pemerintah

Melalui perbaikan irigasi itu, BNI tidak hanya membantu dan berkontribusi dalam perbaikan sarana publik di daerah tersebut, tapi juga berkontribusi besar dalam peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.  Selain saluran irigasi akan kembali normal dan memaksimalkan hasil pertanian di sana, BNI juga mempermudah masyarakat sekitar untuk mendapatkan pekerjaan.

Pemimpin BNI Cabang Palu, Amiruddin SP menjelaskan, program PKT ini dilakukan langsung bersama dengan program Corporate Social Responsibility (CSR), dimana BNI telah mengalokasikan langsung anggaran untuk pembangunan perbaikan saluran irigasi di Desa Oo yang sempat rusak karena longsor.

“Nantinya peserta PKT ini akan kita gaji per harinya,” ujarnya.

BNI Cabang Palu termasuk kantor cabang BNI yang beruntung karena terpilih sebagai daerah pelaksanaan PKT CSR tersebut.

Pilihan Redaksi :  Terima Kunjungan M1G, Farid Podungge: Mari Kita Jaga Silaturahmi Sesama Anak Bangsa

Amiruddin berharap melalui PKT ini, BNI dapat memberikan lapangan pekerjaan di Desa Oo, sehingga masyarakat setempat dapat memperoleh penghasilan maupun peningkatan pendapatan  tanpa sepenuhnya menggantikan pekerjaan yang ada.

“Kita berharap dengan adanya program ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” jelasnya. RES

 

Baca Juga