TANAMODINDI, MERCUSUAR – Setelah pertemuan tahap awal dengan Tim Konsultan Asian Development Bank (ADB) untuk penentuan titik peletakkan hidran di sejumlah tempat, pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Palu kembali mengadakan pertemuan dengan Tim Leader Konsultan ADB, Selasa (2/2/2021).
Diskusi yang dalam suasana santai tersebut, Ary sebagai Ketua Tim mengatakan, sumber air untuk hidran di Kota Palu ini berasal dari SPAM New Pasigala yang akan dikoneksikan dalam wilayah Kota Palu.
“Karena kebutuhan hidran ini bukan sistem mekanisasi pompa melainkan melalui sistem gravitasi, maka pemasangan hidran hanya dikawasan datar dan rendah. Untuk kawasan perbukitan belum dapat dijangkau,”ujarnya.
Lebih lanjut Ary juga menegaskan agar segera ditetapkan model dan type hidran yang akan dipasang dan sedapat mungkin dilakukan asesment kembali terkait dengan titik-titik hidran yang sudah diusulkan sebelumnya.
Selain kawasan permukiman eksisting, juga diprioritaskan kawasan-kawasan strategis yang terdapat objek vital, sehingga sistem proteksi kebakaran dapat menjangkau semua segmen wilayah.
“Keberadaan hidran ini akan membantu sistem penanggulangan kebakaran utamanya dari daya dukung sumber air sebagai salah satu media dalam melakukan pemadaman api saat terjadi kebakaran,”ujarnya.
Tak lupa pula Ary, mengingatkan agar segera dipikirkan cara atau pola yang akan diterapkan nantinya dalam menjaga tiang hidran dari gangguan tangan-tangan jahil yang akan merusak bahkan menghilangkan tiang hidran tersebut, seperti yang banyak terjadi di daerah-daerah lainnya.
“Secara bertahap kami akan mendiskusikan kembali berbagai hal sebagai saran dan masukan yang secara tekhnis akan kami sinergikan dengan perencanaan kami berdasarkan pengalaman,”ujarnya. ABS