Disdikbud Palu Laksanakan Lomba Baca Tulis Quran

  • Whatsapp
LOMBA BTQ - Ratusan siswa dan guru pendamping dari berbagai SD di Kota Palu, saat mengikuti Lomba Baca Tulis Quran (BTQ), di Masjid Darunnaim Tatura, Palu, Senin (4/6/2018). FOTO: RUSTAM/MS

PALU, MERCUSUAR – Memasuki bulan Ramadan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, melaksanakan lomba Baca Tulis Quran (BTQ), yang dilaksanakan di Masjid Darunnaim Tatura Palu.

Lomba tersebut diikuti oleh seluruh sekolah tingkat SD sederajat di Kota Palu, khususnya siswa kelas V. Lomba tersebut merupakan hasil dari bimbingan BTQ, yang selama ini diterapkan oleh sekolah dan merupakan program unggulan dari Pemerintah Kota Palu, dalam memberantas buta aksara Quran.

Berita Terkait

Kepala Disdikbud Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengatakan, lomba ini wajib diikuti oleh seluruh SD di Kota Palu.

Pilihan Redaksi :  Pemkot Raih Resident Administration System

“Dengan adanya lomba ini, kami juga bisa melihat sejauh mana penerapan BTQ di sekolah. Kami juga sudah menyiapkan hadiah besar kepada para pemenang lomba ini. Makanya kami berupaya agar lomba seperti ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahunnya,” kata dia, Senin (4/6/2018).

Rencananya, lomba tersebut dilaksanakan selama tiga hari kedepan, yang dilaksanakan setiap pagi hari. Pihaknya sangat bangga karena pada lomba tersebut, ratusan murid dari berbagai sekolah, turut ambil bagian pada lomba. Mereka juga terlihat sudah bisa menguasai baca tulis quran, yang telah mereka dapatkan di sekolah selama ini. Makanya program tersebut dapat dikatakan sukses, karena bisa dilihat hasilnya seperti saat ini.

Pilihan Redaksi :  Wim Al-Amri, Politisi Humble yang Dicintai Warganya

“Terus terang lomba seperti ini pertama kalinya dilaksanakan, karena baru diterapkan di sekolah. Sebelumnya ada, tetapi tidak diperhatikan, apalagi dilaksanakan lomba seperti ini. Makanya dengan adanya lomba seperti ini, diharapkan bisa memberikan motivasi kepada para siswa untuk lebih giat belajar BTQ di sekolah, sebab pemerintah akan menyiapkan tempat untuk melaksanakan lomba kepada para siswa yang memang berprestasi di bidang agama,” terangnya.

Kata Ansyar, lomba seperti ini sebenarnya hanya biasa, tetapi manfaatnya yang didapatkan sangat banyak, karena seluruh siswa SD sudah tidak lagi buta Quran. Kita bisa melihat para murid yang mengikuti lomba yang telah menguasai berbagai BTQ. UTM

Baca Juga