Fakultas Kedokteran Untad, Gelar Pelatihan Penguji dan PPS OSCE 

KEDOKTERAN-5725456c
Foto bersama para peserta pelatihan penguji dan pelatih Pasien Standar  (PPS) Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Nasional di Gedung OSCE Centre Skills Lab, Lantai Dua Fakultas Kedokteran Untad Palu, Minggu (15/5/2022). FOTO: MUHAMMAD RIFKI/MS

 PALU, MERCUSUAR – Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad), Program Studi Profesi Dokter menggelar pelatihan penguji dan pelatih Pasien Standar  (PPS) Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Nasional. Pelatihan berlangsung di Gedung OSCE Centre Skills Lab Lantai Dua Fakultas Kedokteran Untad Palu. 

“Pelatihannya selama dua hari yakni 14 sampai 15 Mei 2020, dimana dokter sebagai penguji bersama mahasiswa mempraktikkan simulasi OSCE,”kata Ketua Panitia, dr Sarifuddin, Sp.P, Selasa (17/5/2022). 

Sarifuddin menambahkan, Kegiatan pelatihan diikuti puluhan peserta dokter dan peserta pasien simulasi. Salah satu ujiannya yakni peserta pelatihan penguji OSCE harus mampu menilai interaksi antara mahasiswa dengan pasien. Dalam simulasinya, ujian OSCE disiapkan beberapa stasion dengan rentang waktu tertentu. 

Sementara itu Wakil dekan Bidang Akademik Dr.dr. Sumarni, M.Kes., Sp.GK yang membuka kegaitan itu mengungkapkan, pelatihan dilaksakanan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi penguji. Sehingga  OSCE Nasional lebih  terstandarisasi dengan baik. 

Sedangkan, kepada pelatih  pasien dapat  mengevaluasi dengan baik kinerja dari pasien simulasi selama OSCE. 

“Kegiatan pelatihan penguji OSCE  dan pelatihan pasien perlu dilakukan sebagai persiapan untuk di adakannya OSCE Nasional, karena menjadi salah satu indikator penilaian mashsiswa program pendidikan profesi,”ungkapnya. 

Disisi lain, kegiatan pelatihan wajib dilaksanakan karena jumlah dokter penguji yang telah mendapatkan sertifikat penguji Nasional masih sangat kurang. Hal ini tidak sebanding dengan jumlah mahsiswa yang akan mengikuti ujian kompetensi,”pungkas Sumarni. 

Kegiatan pelatihan kali ini menghadirkan pemateri dari Asoisasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Pusat, Dr.dr.Welly Ratwita, M.Kes. IKI

Pos terkait