Gelar Pelatihan Pengolahan Rumput Laut

  • Whatsapp
Politeknik Palu

TONDO, MERCUSUAR – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Politeknik Palu berkerja sama dengan kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menggelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). PKW jenis keterampilan pengolahan rumput laut ini,  digelar  mulai tanggal 13 September hingga 19 Oktober 2018 di di Aula Politeknik Palu.

Ketua LPPM Politeknik Palu, Rizana Fauzi mengatakan, pendidikan atau pelatihan kecakapan keterampilan dikhusukan bagi masyarakat yang ingin berwirausaha terutama para petani rumput laut. Karena, melihat potensi yang ada, rumput laut di Sulteng masih perlu dikelolah dan dikemas lebih baik lagi. Sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian para petani rumput laut.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

Dalam pelatihaan tersebut, meraka akan dibekali materi dan praktek cara mengolah rumput laut menjadi sebuah produk usaha. Diakhir pelatihan, peserta akan diberikan alat untuk mengolah rumput laut secara gratis.

Sementara itu, Direktur Politeknik Palu Gatot Margono mengungkapkan, pelatihan keterampilan ini semata-mata untuk membantu para petani rumput laut untuk berwirausaha dan mengembangkan usahanya kedepan. Karena, banyak sekali yang dapat diolah dari rumput laut. Mulai dari pembuatan sampo, es krim, kosmetik dan produk lainya dengan bahan baku rumput laut.

“Mereka yang ikut kami tidak bebankan biaya sedikit pun. Semuanya akan kami ajarkan bagaimana manajemen wirausaha dan bagaimana mengolah rumput laut menjadi sebuah produk,”ungkapnya.

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

Ia berharap, pelatihan ini dilaksnakan sungguh-sungguh oleh peserta. Sehingga, hasil dari pelatihan ini dapat diterapkan dalam bidang usahanya. Apalagi, di Sulteng khususnya Kota Palu masih jarang ditemui produk-produk yang berbahan baku rumput laut.

Senada dengan Kepala BP Paud dan Dikmas Sulteng, Arman Agung berharap setelah pelatihan ini peserta dapat membuka usaha pengolahan rumput laut. Juga diharapkan, pelatihan keterampilan jenis rumput laut ini dapat mengurangi angka pengangguran.

“Ini peluang usaha yang bagus apabila dikelolah dengan baik. Saya berharap peserta dapat mendapatkan ilmu manajemen dan pengembangan usaha yang baik. Sehingga hasilnya juga baik,”terangnya. IKI

Baca Juga