Hadianto Hadiri Doa Bersama untuk Peristiwa Kanjuruhan

  • Whatsapp
Doa Bersama-eb47bc74
DOA BERSAMA - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, SE, saat menghadiri doa bersama yang diselenggarakan Polda Sulteng, Selasa (4/10/2022) di Masjid Ar-Rahman Polda Sulteng. FOTO: Humas Pemkot

TONDO, MERCUSUAR – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, SE menghadiri doa bersama yang diselenggarakan oleh Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (4/10/2022) di Masjid Ar-Rahman Polda Sulteng. Doa bersama tersebut dilaksanakan dalam rangka mengenang wafatnya korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Hadianto dalam sambutannya mengatakan musibah yang terjadi merupakan takdir Allah SWT sebagaimana firman-Nya yang artinya “Setiap umat memiliki batas waktu. Ketika batas waktunya telah tiba, maka batas waktu itu tidak dapat dimajukan dan dimundurkan.”

Menurutnya semua hal yang menimpa manusia merupakan hikmah dan pelajaran besar yang diberikan oleh Allah, olehnya sudah seharusnya diambil dan diterima sebagai sebuah pelajaran.

“Apa yang menimpa dan menjadi asbab dari keluarga kita yang berpulang kepada Allah SWT dalam musibah Kanjuruhan beberapa waktu lalu, marilah kita ambil sebagai pelajaran berharga bagi kita, bahwa jangan lagi orang yang kita cintai berpulang kepada Allah SWT dikarenakan sesuatu yang semestinya jangan seperti itu jalannya. Hal terkecil apapun menjadi hikmah buat kita,”katanya.

Ia mengatakan kejadian ini bukan hanya sebagai pesan di dunia sepakbola saja tetapi dalam semua aktivitas kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan, jangan ada lagi terjadi sehingga memakan korban ratusan orang.

“Nilai satu nyawa tidak sebanding dengan semua yang kita punyai. Karena satu nyawa akan menghilangkan banyak rasa,”ungkapnya.

Wali kota mengungkapkan rasa syukurnya bahwa di Kota Palu maupun Sulawesi Tengah, jajaran kepolisian mampu bertugas dengan baik dan menjaga kondusivitas daerah ini.

Perbedaan pendapat maupun pemikiran, katanya adalah sebuah ketetapan yang telah diciptakan oleh Allah SWT yang disematkan kedalam diri manusia untuk dijadikan bahan evaluasi dan introspeksi, sehingga bisa menerima kekurangan-kekurangannya.

Baca Juga