Hari Ini, SMA Kota Palu Laksanakan Pengumuman PPDB

  • Whatsapp

PALU, MERCUSUAR – Sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulteng, seluruh SMA Negeri sedejarat akan melaksanakan pengumuman Penerimaan Peserta Dididik Baru (PPDB) secara serentak pada hari ini, Senin (25/6/2018).

Pengumuman PPDB tingkat SMA, akan menentukan nasib para calon siswa baru, apakah mereka lulus di sekolah yang dipilih atau tidak. Hanya saja, saat ini seluruh sekolah sudah menerapkan sistem zonasi, jadi siswa yang alamatnya berdekatan dengan sekolah, akan secara otomatis diterima di sekolah tersebut.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Atap Huntap Diterjang Angin Puting Beliung

Kepala SMAN 1 Palu, Zulfikar Is Paudi mengatakan, akan melaksanakan pengumuman secara serentak bersamaan dengan sekolah lainnya di Kota Palu.

“Tahun ini jumlah pendaftar di SMAN 1 Palu meningkat dibanding tahun sebelumnnya. Jumlahnya mencapai 1400 pendaftar, sementara yang akan diterima hanya mencapai 400-an siswa. Makanya akan ada sekitar 1000-an siswa yang akan tersisihkan,” katanya, Sabtu (23/6/2018).

Sebelumnya, sejumlah sekolah juga sudah melaksanakan tes tertulis bagi para siswa baru yang dilaksanakan selama sehari. Dengan hasil tersebut, maka akan ditentukan siswa mana yang akan mereka terima pada PPDB 2018. Bagi siswa yang tidak lulus bisa bisa mendaftar di sejumlah sekolah lainnya di Kota Palu.

Pilihan Redaksi :  Kemendes Tunjuk UIN Datokarama Penyelenggara Seleksi PLD

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Palu, Eddy Siswanto mengatakan, tahun ini pihaknya akan menerima siswa sesuai dengan jumlah kelas yang ada.

“Kami belum bisa menerima banyak siswa, karena sebelumnya sekolah ini mengalami musibah kebakaran, makanya jumlah kelas terbatas. Untuk itu diharapkan para calon siswa ini bisa bersabar jika akhirnya nanti tidak diterima, karena kondisi sekolah memang masih sementara dalam proses pembangunan ruang kelas, yang akan dimulai pada tahun 2019 mendatang,” terangnya.

Biasanya pada pengumuman PPDB seperti ini, sejumlah persoalan terjadi di sekolah besar di Kota Palu, karena banyak siswa yang menginginkan untuk bisa masuk di sekolah tersebut walaupun mereka dinyatakan tidak lolos, sehingga mereka akan mencari cara untuk bisa masuk di sekolah tersebut. UTM

Baca Juga