Haul ke-58 Guru Tua Siap Digelar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

PALU, MERCUSUAR — Panitia pelaksana Haul Akbar ke-58 Guru Tua menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan haul yang akan berlangsung secara bertahap, mulai akhir Maret hingga awal April 2026. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Lantai 2 Gedung PB Alkhairaat, Kamis (26/3/2026).

Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang, didampingi unsur pimpinan PB Alkhairaat, Husein Habibu, serta Wasekjen PB Alkhairaat, Alamsyah Palenga selaku bagian kesekretariatan panitia dan Hadi Wijaya dari unsur humas panitia.

Panitia menjelaskan, pelaksanaan haul tahun ini dibagi dalam tiga agenda utama. Kegiatan diawali dengan Festival Raudhah pada 28–30 Maret di sepanjang Jalan SIS Aljufri yang akan diisi dengan pertunjukan seni budaya religi serta pameran dan bazar UMKM.

Selanjutnya, pada 31 Maret akan digelar Rauhah di Masjid Alkhairaat mulai pukul 15.00 WITA, dengan rangkaian qiraatul kitab, tahlil, maulid, dan dzikir bersama keluarga besar Alkhairaat.

Puncak kegiatan akan berlangsung pada 1 April 2026 (12 Syawal) di Kompleks Perguruan Alkhairaat, meliputi pembacaan Surah Yasin dan tahlil, pembacaan manaqib Guru Tua, testimoni murid, amanah Ketua Utama Alkhairaat, serta sambutan-sambutan.

Selain rangkaian kegiatan keagamaan, panitia juga mengungkapkan, Haul Akbar ke-58 ini akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Beberapa menteri yang telah menjadwalkan kehadiran antara lain Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, Menteri Agama, Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, serta Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni.

Sementara itu, sejumlah pejabat lain seperti Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, serta Menteri Sosial, Saifullah Yusuf masih dalam tahap konfirmasi kehadiran.

Panitia juga memastikan kehadiran sejumlah pejabat nasional dan daerah, termasuk pimpinan lembaga negara, anggota DPR RI dan DPD RI dari Sulawesi Tengah, serta unsur Forkopimda seperti Pangdam, Kapolda, dan Kabinda.

Panitia menegaskan, kehadiran para pejabat bersifat dinamis, menyesuaikan dengan agenda masing-masing, namun seluruh persiapan telah dilakukan untuk menyambut tamu undangan dan jamaah yang diperkirakan hadir dalam jumlah besar. JEF

Pos terkait