Jasa Raharja Siap Kawal Pemudik Jalur Darat Tetap Aman dan Sehat

  • Whatsapp
IMG-20220419-WA0165-cc6b8d5d
FOTO: Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono (depan, tengah) saat mendampingi Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, melakukan peninjauan kesiapan angkutan lebaran tahun 2022.///FOTO: DOK. JASA RAHARJA

JAKARTA, MERCUSUAR – Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono menegaskan pihaknya siap mengawal pelaksanaan mudik lebaran Idul Fitri 1443 H/2022 M, selain gratis juga agar berjalan aman dan sehat.

Salah satu upayanya, adalah dengan terus berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait seperti Kementerian Perhubungan serta Polri. Baru-baru ini, Dirut PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono mendampingi Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, mengecek kesiapan sarana dan prasarana transportasi, untuk mengecek kesiapan angkutan lebaran di Terminal Kampung Rambutan, akhir pekan lalu.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Menjelang Idul Adha,  Pedagang Tidak Jual Sapi dari Luar Sulawesi

Selain itu, turut dilakukan peninjauan pelaksanaan vaksin booster bagi pengemudi bus dan penumpang. Pada kesempatan tersebut, Rivan turut didampingi Direktur Operasional, Dewi Aryani Suzana, dan Direktur Kelembagaan, Munadi Herlambang.

“Hal ini (peninjauan) dilakukan untuk memastikan mudik lebaran dengan tema ‘Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022’ berjalan lancar dan tanpa gangguan,” tegas Rivan, dalam rilis persnya, melalui PT Jasa Raharja Cabang Sulteng, Selasa (19/4/2022).

Rivan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik itu Perusahaan Otobus (PO) maupun instansi terkait, atas kerja sama meningkatkan kapasitas dan keamanan, untuk melakukan angkutan massal melalui jalur darat.

“Apresiasi juga kepada para pemudik, yang telah membantu program pemerintah mencegah penularan Covid-19, dengan menjalankan protokol kesehatan yaitu mengikuti program vaksin booster, selain memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara teratur,” ujar Rivan.

Pilihan Redaksi :  Pengendara di Palu yang Didenda Nihil

Menurutnya, sektor transportasi darat pada masa mudik lebaran tahun ini menjadi yang paling krusial. Sekitar 47 persen dari 85,5 juta orang yang diprediksi akan melakukan mudik, menggunakan jalur darat, baik kendaraan pribadi maupun angkutan darat seperti bus. Jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat sekira 45 persen dibanding mudik tahun 2019 lalu.

“Kami berharap selama masa angkutan lebaran lalu lintas masih berjalan lancar. Masyarakat kami imbau juga selalu berhati-hati dalam berkendara, khususnya pada saat turun hujan, dan selalu mengutamakan keselamatan berlalu-lintas dengan mentaati rambu serta aturan yang berlaku, guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkas Rivan. */IEA

Baca Juga