Kajati Sulteng Pimpin Upacara di SMAN 1 Palu

  • Whatsapp
kajati

PALU, MERCUSUAR – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng, Sampe Tuah, memimpin pelaksanaan upacara bendera di SMAN 1 Palu. Hal itu dilaksanakan untuk melanjutkan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Upacara itu juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulteng, Irwan Lahace dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Salim. Pada upacara tersebut, Kajati Sulteng banyak memberikan motivasi dan arahan kepada para siswa dalam mengikuti pendidikan di sekolah.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

Kajati Sulteng, Sampe Tuah mengatakan dalam sambutannya, dirinya sengaja datang untuk memimpin upacara di SMAN 1 Palu, untuk bisa memberikan sedikit arahan dan motivasi kepada para siswa.

“Siswa tingkat SMA sangat penting untuk diberikan banyak masukan dan motivasi, karena mereka akan memilih jurusan pada perguruan tinggi nantinya. Jadi pesannya, seluruh jurusan itu baik asalkan sesuai dengan kemampuan diri masing-masing. Jadi jurusan itu tidak boleh dipaksakan, karena nantinya akan berdampak pada siswa itu sendiri, karena tidak sesuai dengan kemampuan mereka,” katanya, Senin (27/8/2018).

Ia menceritakan sedikit contoh yang pernah dialami olehnya selama mengikuti pendidikan. Orang tuanya memaksakan untuk bisa menjadi dokter, tetapi karena kemampuannya hanya bisa di jurusan IPS, maka pihaknya tetap fokus untuk melanjutkan jurusan tersebut di perguruan tinggi. Makanya dia memilih fakultas hukum dan hasilnya pun sangat baik, karena saat ini bisa menjadi Kajati Sulteng.

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

“Selain siswa, kami juga meminta kepada sekolah untuk bisa mempertahankan kantin kejujuran. Sebab kantin kejujuran bisa membiasakan para siswa untuk selalu berbuat jujur. Tak hanya itu, kantin ini juga bisa membantu para siswa yang kurang mampu, jadi jika barangnya kurang, uangnya kurang, tidak apa, karena kantin itu miliki kita bersama. Daripada para siswa mengambil barang di luar sekolah, lebih baik kita siapkan di dalam sekolah. Kita tidak tahu bahwa mereka juga sangat membutuhkan makanan, sementara uang yang diberikan orang tuanya mungkin tidak ada,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Palu, Zulfikar Is Paudi memberikan apresiasi kepada Kajati Sulteng, yang telah datang untuk memimpin upacara di SMAN 1 Palu.

Pilihan Redaksi :  Untad Bersama Pemkab Poso Deklarasikan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Pamona Selatan

“Kami juga berterima kasih kepada Kajati Sulteng yang telah banyak memberikan motifasi kepada para siswa di sekolah. Semoga arahan yang diberikan bisa memberikan banyak dampak baik kepada para siswa kedepannya, terutama dalam pemilihan jurusan tersebut,” tutupnya. UTM

 

Baca Juga