Kemenag Terus Perkuat Implementasi KBC

Foto bersama usai pembukaan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Madrasah dan Implementasi KBC tahun 2026, di Palu, Senin (19/10/2026). FOTO: FERIZAL LATOPADA/KEMENAG

SILAE, MERCUSUAR – Partisipasi madrasah di Provinsi Sulteng dalam Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) RI baru-baru ini mencapai 96,6 persen, dengan partisipasi madrasah negeri sebesar 100 persen.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Madrasah dan Implementasi KBC tahun 2026, di salah satu hotel di Palu, Senin (19/10/2026).

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng, Dr. H. Junaidin menegaskan KBC tidak boleh berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi harus diterapkan secara nyata dalam seluruh mata pelajaran.

“Hal terpenting adalah bagaimana nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta benar-benar diterapkan dalam seluruh mata pelajaran, dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di madrasah,” tegasnya.

Junaidin juga mengingatkan, madrasah berperan penting dalam menghadapi tantangan degradasi moral, intoleransi, krisis kemanusiaan, dan kerusakan lingkungan. Pendidikan madrasah diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi, tetapi juga berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan bangsa.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muh. Syamsu Nursi menyampaikan rapat evaluasi bertujuan meninjau capaian dan kendala pelaksanaan program pendidikan madrasah sepanjang tahun 2026, sekaligus memperkuat implementasi KBC di Sulteng.

“Melalui nilai-nilai Panca Cinta, KBC diharapkan semakin membudaya dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari di madrasah,” ujar Syamsu.

Kegiatan tersebut diikuti 13 Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, 13 Kepala Seksi Pendidikan Islam/Pendidikan Madrasah, serta 78 Kepala Madrasah negeri jenjang MI, MTs, dan MA se-Sulteng. */IEA

Pos terkait