PALU, MERCUSUAR – Regional Manajer Panin Bank Indonesia Timur, Andi Hudli Huduri menilai kenaikan kurs dolar terhadap rupiah bersifat sementara dan belum berpengaruh pada kenaikan suku bunga perbankan.
“Kenaikan ini hanya bersifat temporer dan kami yakin Bank Indonesia selaku otoritas keuangan akan menahan kenaikan kurs dolar dengan melakukan intervensi pasar keuangan. Namun, yang dipertanyakan sampai kapan intervensi itu bisa dilakukan,” kata Andi di kantor Panin Bank Cabang Palu beberapa waktu lalu.
Menurut Andi, suku bunga perbankan saat ini cukup kompetitif ditengah persaingan yang ketat antar bank yang menawarkan produk yang sama tetapi aspek pelayanan terhadap nasabah yang berbeda. Rasio simpanan dan pinjaman Panin Bank tercatat LDR 95,8 persen dengan rasio kredit non-performing loan (NPL) secara gross sebesar 2,99 persen naik dari posisi kuartal 1 2017 sebesar 2,94 persen.
“Saat ini kami tengah mengadakan promo KPR rendah 5,8 persen dengan syarat dan ketentuan berlaku. Ini merupakan suku bunga terendah diantara industry perbankan lainnya,” ujarnya. HAI