PALU, MERCUSUAR – Komunitas Historia Sulawesi Tengah (KHST) turut ambil bagian dalam Festival Raudhah yang digelar pada 28–30 Maret 2026 di kawasan Jalan SIS Aljufri, Kota Palu, sebagai bagian dari rangkaian Haul ke-58 Guru Tua Sayyid Idrus bin Salim Aljufri.
Keterlibatan KHST diwujudkan melalui pameran arsip serta berbagai kegiatan edukatif berbasis sejarah yang terbuka untuk masyarakat.
Pameran yang ditampilkan memuat foto-foto dan arsip mengenai Guru Tua, sejarah Alkhairaat, serta perkembangan Kota Palu, yang disusun untuk memberikan gambaran historis kepada pengunjung.
Selain itu, KHST juga menghadirkan pemutaran film berjudul “Guru Tua dalam Kenangan”, berupa video pendek yang menampilkan kolase arsip dan dokumentasi perjalanan Guru Tua serta perkembangan Alkhairaat.
Kegiatan lainnya meliputi diskusi, podcast, serta walking tour yang mengajak peserta menelusuri jejak Guru Tua di sekitar kawasan Alkhairaat.
Koordinator KHST, Moh. Herianto, Sabtu (28/3/2026) menjelaskan, walking tour dirancang sebagai upaya menapaktilasi perjalanan Guru Tua sekaligus melihat keterhubungannya dengan komunitas di sekitar wilayah tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat melihat langsung ruang-ruang sejarah yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Guru Tua dan perkembangan Alkhairaat,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan visual melalui arsip serta pengalaman langsung di lapangan, diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sejarah lokal.
Festival Raudhah menjadi bagian dari rangkaian haul yang tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga membuka ruang edukasi publik melalui sejarah dan kebudayaan.
Dengan keterlibatan KHST, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang lebih kontekstual, sekaligus memperkuat keterhubungan masyarakat dengan sejarahnya. JEF





