Khutbah Idulfitri di Untad, Prof. KH. Zainal Abidin Serukan Kesederhanaan dan Persatuan

Prof. Zainal Abidin

PALU, MERCUSUAR – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Prof. KH. Zainal Abidin menyoroti pesan mendalam tentang pentingnya kesederhanaan, kepedulian sosial, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini disampaikannya saat menjadi khatib pada salat Idulfitri 1446 H yang digelar di lapangan kampus Untad, Senin (31/3/2025).

Dalam khutbah yang disampaikannya, Prof. Zainal Abidin menegaskan, Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momen refleksi diri setelah menjalani ibadah puasa. Ia mengingatkan umat agar tetap menjaga kesederhanaan dan tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif pasca-Ramadan.

“Kesederhanaan adalah cerminan hati yang bersih dan penuh syukur. Jangan biarkan euforia perayaan mengikis nilai-nilai yang telah kita bangun selama Ramadan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak jamaah untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat semangat berbagi kepada sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.

“Kemenangan sejati di hari yang fitri ini bukan hanya dalam bentuk kebahagiaan pribadi, tetapi juga bagaimana kita dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain,” kata Prof. Zainal Abidin.

Persatuan umat juga menjadi poin penting dalam khutbah ini. Ia menekankan, perbedaan pendapat dan latar belakang tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.

“Islam mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi persaudaraan. Mari kita rawat ukhuwah dan saling menghormati agar tercipta kehidupan yang harmonis,” tambahnya. JEF

Pos terkait