LOLU SELATAN, MERCUSUAR – Kerukunan Keluarga Jawa Sulawesi Tengah (KKJST) menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam upaya pengembangan daerah, mulai dari sektor UMKM hingga seni dan budaya.
Hal tersebut disampaikan Ketua KKJST Sulteng, Sumarno, pada kegiatan halalbihalal bersama warga Jawa di Palu, Sabtu (11/4/2026) malam. Kegiatan berlangsung di Gedung Kesenian Eko Wandowo, Jalan RA Kartini, hasil kolaborasi antara KKJST, Eko Wandowo, serta Kerukunan Warung Sari Laut Kota Palu (KWSLP).
Dalam kesempatan tersebut, Sumarno mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 62 paguyuban atau kerukunan yang berada di bawah naungan KKJST. Hal ini menunjukkan kuatnya solidaritas dan kebersamaan warga Jawa di Sulawesi Tengah.
“Ini adalah halalbihalal KKJST bersama kerukunan atau paguyuban. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi, apalagi masih dalam suasana hari raya. Kita ingin warga Jawa di Sulawesi Tengah bisa berkumpul,” ujarnya.
Ia menambahkan, KKJST berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan mendukung berbagai program pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin ikut serta memberikan sumbangsih dalam pembangunan di wilayah Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Selain memperkuat silaturahmi, KKJST juga menargetkan peningkatan jumlah hewan kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.Sumarno menegaskan, kegiatan halalbihalal ini merupakan agenda rutin KKJST setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri, yang bertujuan mempererat kebersamaan antarwarga Jawa di Sulawesi Tengah sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah. UTM






