TALISE, MERCUSUAR – Setelah sukses dengan iven pertama, yaitu Pusat Kota to Pusat Laut, yang menempuh jarak 50 km, komunitas lari SeumuRun, kembali melaksanakan iven yang lebih menantang. Iven tersebut dilaksanakan dengan tema Trail Run Tambing to Puncak Dingin 2518 MDPL, Minggu (13/10/2019) di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu, Kabupaten Poso.
Fandi, salah seorang peserta sekaligus panitia, Senin (14/10/2019) menjelaskan, berbeda dengan iven pertama, persiapan kali ini betul-betul matang, mulai dari survei lapangan sampai peralatan yang akan dipakai pada saat berlari. Iven ini sendiri dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu. Adapun peserta yang berpartisipasi dalam iven ini berjumlah 15 orang, yang berasal dari sejumlah komunitas lari di Kota Palu.
Lanjut Fandi, kegiatan dimulai Sabtu (12/10/2019), di mana semua peserta berkumpul di titik kumpul di Jalan Kartini, pada pukul 13.00 WITA. Setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam menuju ke Danau Tambing, para peserta langsung mendirikan tenda dan beristirahat.
Keesokan harinya, Minggu (13/10/2019), diawali dengan pemanasan bersama selama 15 menit, para peserta memulai start tepat pada pukul 06.00 WITA, dimulai dari pintu gerbang masuk Danau Tambing, kemudian berlari sejauh 1 km di jalan aspal dan sisanya melewati jalur pendakian hingga Puncak Dingin dan Puncak Rore Kautimbu.
Fandi mengatakan, dengan total jarak tempuh sejauh 24 km (Tambing – Puncak – Tambing) dengan waktu tempuh selama 6 jam, ini menjadi pengalaman trail terbaik pribadi baginya. Dirinya juga bersyukur iven ini terlaksana dengan lancar dan tanpa ada yang cedera.
Selain untuk berlari kata dia, iven ini juga sebagai ajang silaturahmi dengan seluruh komunitas pecinta lari yang ada di Kota Palu. JEF/*