Kurban Tanpa Batas ACT Jangkau 1000 KK di Sulteng

  • Whatsapp
ACT-4f92d57c
FOTO: Pada momen Idul Adha 1442 H, Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Palu telah mendistribusikan 1000 paket daging, untuk para kepala keluarga di wilayah tersebut. FOTO: DOK ACT PALU

PALU, MERCUSUAR – Pada momen Idul Adha 1442 H, Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Palu telah mendistribusikan 1000 paket daging, untuk para kepala keluarga di wilayah tersebut. Pendistribusian yang dimulai setelah pemotongan pertama pasca salat Id, Selasa (20/7/2021), berlangsung di beberapa kabupaten/kota, di antaranya Kabupaten Donggala, Sigi, Palu maupun Banggai, dan baru berakhir pada Jumat (23/7/2021) ini.

Kepala Cabang ACT Palu, Nurmarjani Loulembah mengatakan, dalam pendistribusian itu, pihaknya mengutamakan kepada masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maupun dampak lainnya dari COVID-19.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Kemenkumham Sulteng Laksanakan Ujian SKD CPNS 2021

“Jadi penerima manfaat itu ada pelaku UMKM, yang kini memang sangat merasakan dampak dari PPKM, juga ada buruh harian, petugas kebersihan, pekerja serabutan, penyandang disabilitas, warga yang isolasi mandiri, juga mualaf di wilayah terpencil, serta masyarakat pelosok yang seringkali kita tidak ketahui,” ujar Nurmarjani Loulembah, Minggu (25/7/2021).

Nurmarjani menyebut, pada hari raya kurban kali ini, selain menyembelih 16 ekor sapi dan empat ekor kambing untuk wilayah dalam negeri khusus Sulteng, pihak ACT Palu turut melakukan pendistribusian daging kurban hingga keluar dari wilayah Republik Indonesia.

Dari total 60 negara yang menjadi tempat penyembelihan hewan kurban ACT, wilayah Palestina serta beberapa negara lainnya, menjadi salah satu tempat pelaku kurban asal Sulteng.

Pilihan Redaksi :  Potensi Ultra Mikro Sangat Besar, BRI Optimistis Rights Issue Terserap Optimal

“Donatur kita dari wilayah Sulteng yang memang ingin berkurban di sana, karena kan kita punya tim di sana sehingga amanah dari para donatur kita sampaikan langsung ke rakyat Palestina, dan beberapa negara lainnya, dari total tempat implementasi kita ada 60 negara. Jadi Alhamdulillah kita memiliki kepedulian besar ke sesama kita warga Sulteng maupun ke mereka,” jelasnya.

Sementara dalam proses pengemasan maupun pendistribusiannya, Aksi Cepat Tanggap menerapkan SOP protokol kesehatan secara ketat, untuk memastikan kenyamanan bagi penerima manfaat.

“Jadi Insya Allah kenyamanan maupun kehalalannya kita jamin,” pungkasnya. */JEF

Baca Juga