PALU, MERCUSUAR – Peringatan Hari Amal Bakti Kementrian Agama, yang setiap tahunnya hadir, adalah momentum untuk menjadikan semua insan Kemenag, untuk terus berkomitmen, ikhlas dalam beramal, untuk kemaslahatan bangsa dan negara.
Penggalan ungkapan itu, ditegaskan oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Palu, Hj Rusdiana SPd MPd, pada gelaran puncak peringatan HAB ke 80, di sekolah yang dipimpinnya, Sabtu (3/12/2025) kepada sejumlah wartawan, usai menerima penghargaan dari Kementrian Agama Kota Palu.
“Ikhlas beramal, bukan hanya sekedar logo, ataupun ikon bagi Kemenag, namun lebih dari itu, adalah sebuah pesan yang mendalam, bagaimana insan Kemenag, menjadika baktinya sebagai ladang amal,” urainya.
Maka dari itu, hingga saat ini, kehadiran Kemenag, dalam perjalanan bangsa Indonesia, telah memberikan kontribusi yang tidak sedikit, terutama dalam hal pembinaan keagamaan, diantaranya hadirnya sekolah-sekolah yang berbasis keagamaan, lembaga-lembaga, yang mendorong tentang pengetahuan sebuah toleransi beragama di masyarakat.
Semuanya kemudian mendatangkan manfaat hari ini, berkat kerja-kerja ikhlas dari insan Kemenag, sebab jika tidak dilandasi niatan seperti itu, niscaya semua yang ada hari ini, kata Rusdiana, tidak akan hadir.
Selain bicara tentang ikhlas dalam beramal, Rusdian juga sedikit memberikan gambaran tentang, tantangan yang dihadapi oleh insan Kemenag hari ini, tentang sebuah perubahan zaman, dari analog ke sistim digital, yang menjadi keniscayaan, siap atau tidak, tetap diterima.
“Maka setiap kita, yang sudah bekerja ikhlas, harus juga banyak belajar dan benar-benar siap, menghadapi perubahan zaman. Alhamdulilla, MAN 1 Palu, tengah berupaya berevolusi, untuk menghadapi itu,” pungkas Rusdiana. MBH







