SOLO, MERCUSUAR – PT Jasa Raharja menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membantu pengaspalan jalan akses menuju Embung Giriroto, di Desa Giriroto Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
CRS tersebut telah diserahterimakan oleh Direktur Kelembagaan PT Jasa Raharja, Munadi Herlambang kepada perangkat desa setempat di Solo, tengah pekan lalu.
Munadi Herlambang dalam keterangang persnya melalui PT Jasa Raharja Cabang Sulteng, Senin (20/6/2022) mengatakan, CSR tersebut menjadi bagian dalam dukungan pihaknya terhadap pemulihan ekonomi pascapandemi berbasis wisata, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama bagi warga di Desa Giriroto.
“Kami melihat potensi ekonomi wisata di desa ini yang cukup menarik, cukup bagus. Selain bantuan infrastruktur pengaspalan jalan, kami juga muncul ide untuk meningkatkan ekonomi pariwisata waduk ini,” ujar Munadi.
Menurutnya, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk kebangkitan wisata pascapandemi. Sehingga dipandang penting untuk mendukung kebangkitan pariwisata dan perekonomian warga desa, agar pemulihan ekonomi semakin cepat.
“Masyarakat juga butuh wisata yang murah meriah namun edukatif, khususnya bagi anak-anaknya,” imbuh Munadi.
Dengan kondisi demografi Indonesia yang didominasi anak-anak usia sekolah, Munadi menyebut perlu dipikirkan ekonomi kreatif bagi generasi muda untuk menghadapi bonus demografi 2030, di mana mayoritas usia produktif di Indonesia menjadi akumulasi kekuatan untuk membangun negara.
Bantuan pengaspalan dengan total nilai Rp75 juta tersebut, kata Munadi lagi, akan berkelanjutan terutama untuk perawatannya.
“Target dari CSR ini adalah fokus pada pilar ekonomi lingkungan. Adanya potensi di suatu daerah harus bisa difungsikan lebih, untuk memperkuat keseimbangan ekosistem dan berguna secara perekonomian,” tutup Munadi.
Sementara itu, Kepala Desa Giriroto, Purwanto mengapresiasi bantuan CSR akses jalan menuju Embung Giriroto oleh Jasa Raharja.
“Embung ini bantuan dari Presiden Joko Widodo pada tahun 2019, agar dimanfaatkan untuk menjadi aspek wisata dan penambahan PAD (Pendapatan Asli Daerah) ke depan. Dengan dukungan dari Jasa Raharja ini semoga bisa memberi kontribusi terbaik sehingga desa bisa lebih mandiri dan maju,” ujar Purwanto. */IEA