Operasi Ketupat 2026, Pelayanan dan Keamanan Masyarakat Prioritas Utama

Personel Polda Sulteng saat mengikuti apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2026, Kamis (12/3/2026). FOTO: MUHAMMAD RIFKI/MS

TONDO, MERCUSUAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sulawesi Tengah tetap kondusif menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. 

Hal ini disampaikan Kapolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi, saat pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Tinombala 2026, Kamis (12/3/2026).  Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi menegaskan jajaran Polda Sulteng siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan selama momentum arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Operasi Ketupat Tinombala 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar untuk mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama Idulfitri. Operasi ini dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sulawesi Tengah mengerahkan 3.739 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI serta instansi terkait lainnya. Ribuan personel tersebut disiagakan untuk mengamankan berbagai titik strategis, termasuk jalur mudik, pusat keramaian, tempat ibadah, serta objek wisata.

Selain itu, aparat juga menyiapkan 92 pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polda Sulteng. Pos-pos tersebut terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang bertujuan memberikan rasa aman sekaligus pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan maupun aktivitas selama libur Lebaran.

Kapolda menambahkan operasi ini tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu kelancaran arus lalu lintas, memberikan informasi kepada pemudik, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan. IKI

Pos terkait