Palu Diserang Penyakit Campak

Salah satu anak yang mengikuti program Vaksin Campak yang sudah tersebar di Kota Palu, belum lama ini. FOTO: IST

TANAMODINDI, MERCUSUAR – Dinas Kesehatan Kota Palu resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk kasus campak setelah tercatat sebanyak 469 kasus suspek yang tersebar di hampir seluruh wilayah kota. Penetapan ini dilakukan menyusul keputusan Kementerian Kesehatan yang memasukkan Kota Palu sebagai salah satu dari 30 daerah di Indonesia dengan kategori KLB campak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Rochmat Jasin Moenawar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan serta pengambilan sampel dari ratusan kasus suspek tersebut. Sampel tersebut dikirim ke laboratorium pusat guna memastikan diagnosis secara akurat.

“Dengan status KLB ini, kami diarahkan untuk segera melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) guna memutus rantai penularan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Sebagai langkah cepat, Dinkes Kota Palu telah meluncurkan program imunisasi tanggap wabah sejak akhir Maret 2026. Program ini melibatkan seluruh puskesmas di wilayah Kota Palu dengan sasaran balita usia 9 hingga 59 bulan. Total target imunisasi mencapai 32.935 anak tanpa memandang riwayat infeksi campak sebelumnya.

“Seluruh puskesmas telah bergerak. Target kami sekitar 32.935 balita untuk mendapatkan imunisasi, tanpa melihat apakah sebelumnya pernah terinfeksi campak atau belum,” tambah Rochmat.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan seluruh rumah sakit di Kota Palu dengan fasilitas memadai untuk penanganan pasien campak, termasuk ruang isolasi dan fasilitas pendukung lainnya. Langkah ini dilakukan mengingat persebaran kasus yang hampir merata di seluruh wilayah kota.

Pemerintah Kota Palu mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk segera membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan imunisasi. Masyarakat juga diingatkan untuk terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit campak. UTM

Pos terkait