Palu Selatan Awasi Distribusi Elpiji 3 Kg

  • Whatsapp
: Ashar Yotomaruangi

BIROBULI UTARA, MERCUSUAR – Pemerintah Kecamatan Palu Selatan bersama Satgas K5 setempat melaksanakan pengawasan terhadap penjualan gas Elpiji 3 kg di wilayahnya. Hal ini dilakukan menyusul langkanya tabung gas berwarna hijau melon tersebut di tingkatan pangkalan.

Camat Palu Selatan, Ashar Yotomaruangi, Rabu (11/7/2018) mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan di tingkatan pengecer di wilayah Kecamatan Palu Selatan. Pengawasan ini untuk mengantisipasi kelangkaan gas Elpiji 3 kg tersebut di pasaran dan mencegah adanya praktek curang dalam pendistribusian gas tersebut.

Berita Terkait

Pilihan Redaksi :  Atap Huntap Diterjang Angin Puting Beliung

“Kita lakukan pengawasan, menindaklanjuti instruksi Wali Kota soal penertiban pangkalan dan pengecer yang ketahuan menjual gas Elpiji 3 kg di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan. Kami melakukan pengawasan bersama pihak kelurahan dan Satgas K5 di masing-masing kelurahan,” jelasnya.

Beberapa hari melakukan pengawasan, Ashar menyebut kawasan Jalan Dewi Sartika merupakan kawasan yang rawan praktek kecurangan di kalangan pengecer. Pihaknya pun telah memberikan peringatan kepada sejumlah pengecer yang ketahuan menjual di atas HET. Adapun sanksi paling berat sesuai instruksi Wali Kota tersebut kata Ashar, adalah pencabutan izin dan penutupan pangkalan/pengecer.

“kami menghimbau kepada pangkalan dan pengecer di wilayah Kecamatan Palu Selatan, agar menghindari praktek-praktek curang dalam distribusi gas elpiji 3 kg, agar masyarakat yang berhak menggunakan gas melon tersebut, tidak lagi mengalami kesulitan untuk mendapatkannya,” ujarnya. JEF

Baca Juga