Pasar Tavanjuka Dijadwalkan Buka Sepekan Setelah Lebaran

Komisi B DPRD Kota Palu meninjau kondisi Pasar Tavanjuka yang berlokasi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kecamatan Tavanjuka, Kota Palu, Kamis (5/3/2026). FOTO: IST

TAVANJUKA, MERCUSUAR – Komisi B DPRD Kota Palu meninjau kondisi Pasar Tavanjuka yang berlokasi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kecamatan Tavanjuka, Kota Palu, Kamis (5/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional pasar yang hingga kini belum dibuka meskipun renovasi telah rampung.
Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli mengatakan, pihaknya ingin memastikan kondisi terbaru pasar tersebut. Pasalnya, pembukaan pasar pascarenovasi belum terlaksana, padahal sebelumnya ditargetkan beroperasi pada akhir 2025 sesuai pernyataan Wali Kota Palu.
“Awalnya rencana buka akhir tahun 2025 seperti janji wali kota. Kemudian ada informasi lagi sebelum Ramadan. Karena informasinya tidak pasti, maka Komisi B berinisiatif meninjau langsung untuk melihat masalah yang ada di pasar tersebut,” ujar Rusman saat memimpin kunjungan lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi B menerima penjelasan dari Kepala Dinas Perdagangan Kota Palu, Irmawati Alkaf. Ia menyampaikan, Pasar Tavanjuka direncanakan mulai beroperasi satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri.
Menurut Irmawati, keputusan tersebut merupakan permintaan dari para pedagang yang telah terdaftar untuk menempati kios di pasar tersebut.
“Permintaan dibuka usai Lebaran itu dari pedagang sendiri yang sudah terdaftar. Sebenarnya kami sudah meminta pedagang untuk masuk ke pasar pada bulan Ramadan ini, namun mereka meminta setelah Lebaran karena memindahkan barang cukup repot dan memakan waktu,” jelasnya.
Ia menambahkan, secara umum kondisi pasar sudah siap ditempati pedagang. Namun masih ada beberapa fasilitas yang sedang dalam tahap penyelesaian, seperti tempat penjual kelapa parut. Sementara fasilitas bagi pedagang buah, sayur, dan ikan telah siap digunakan.
Secara keseluruhan, Pasar Tavanjuka memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 189 pedagang.
Dari hasil peninjauan, Komisi B juga menyoroti area parkir pasar yang dinilai relatif terbatas sehingga memerlukan pengaturan yang baik oleh pengelola pasar nantinya.
“Kondisi pasar sangat baik. Pedagang dan pengelola perlu menjaga fasilitas ini dengan baik, terutama kebersihan. Apalagi pasar ini direncanakan beroperasi hingga malam hari,” kata Rusman.
Komisi B juga membuka peluang bagi Dinas Perdagangan untuk mengajukan tambahan anggaran apabila masih terdapat kebutuhan fasilitas pasar, agar operasional pasar dapat berjalan maksimal.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Palu, yakni Nurkholis, Ratna Mayasari Agan, dan Anna Fatimah Zukhra. TIN

Pos terkait