PDIP Palu Tolak Pemilihan Gubernur oleh DPRD

Muhammad Haikal Ishak

LOLU UTARA, MERCUSUAR – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Palu menegaskan sikap tegas menolak wacana pemilihan gubernur oleh DPRD. Sikap tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Palu, Muhammad Haikal Ishak, Selasa (20/1/2026).
Haikal menegaskan, seluruh kader PDI Perjuangan solid dan tegak lurus mengikuti arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terkait penolakan terhadap perubahan sistem pemilihan kepala daerah tersebut.
“Sikap kami jelas, seluruh unsur pimpinan partai, baik pusat, provinsi, kabupaten maupun kota, sepakat menolak pemilihan gubernur oleh DPRD. Ini sesuai dengan arahan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri,” tegas Haikal.
Menurutnya, penolakan tersebut bukan tanpa alasan. Pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan hasil perjuangan panjang bangsa Indonesia dalam proses reformasi yang tidak boleh dikhianati atau ditarik kembali.
Haikal menyampaikan, Ketua Umum PDI Perjuangan secara konsisten mengingatkan seluruh kader bahwa sistem pemilihan langsung lahir dari perjuangan berat bangsa Indonesia dalam keluar dari era Orde Baru menuju era Reformasi.
“Ibu Ketua Umum mengingatkan kita semua bahwa reformasi tidak lahir begitu saja. Banyak pengorbanan, bahkan nyawa, yang menjadi harga mahal untuk memperjuangkan demokrasi. Jangan sampai demi kepentingan sesaat, kita melupakan sejarah,” ujarnya.
Sebagai alumni Universitas Trisakti, Haikal juga menyinggung peristiwa kelam perjuangan reformasi 1998. Ia mengingatkan bagaimana mahasiswa, termasuk dari Trisakti, menjadi korban kekerasan dalam memperjuangkan perubahan sistem pemerintahan di Indonesia.
“Sebagai alumni Trisakti, saya sangat memahami bagaimana perjuangan dari Orde Baru ke Reformasi. Ada rekan-rekan mahasiswa yang gugur ditembus peluru. Karena itu, PDI Perjuangan akan tetap berdiri tegak lurus menolak wacana ini,” tambahnya.
Sikap PDI Perjuangan bukan semata-mata kepentingan politik, melainkan bentuk komitmen menjaga nilai-nilai demokrasi yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa dan para pejuang reformasi, agar tetap menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. UTM

Pos terkait