TANAMODINDI, MERCUSUAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah menurunkan satuan tugas untuk mengatur distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Hal itu dilakukan Pemkot Palu demi meminimalisir kelangkaan solar yang sudah terjadi selama beberapa belakangan ini.
Kelangkaan solar yang membuat atrean mobil truk bertumpuk dan menutup sebagian badan jalan mulai mengkhawatirkan, untuk Pemkot melalui Satuan Tugas Satgas Migas Pemerintah Kota Palu turun langsung untuk memantau dan menjaga distrusi solar untuk setiap kendaraan yang ada di SPBU di Kota Palu.
Satuan Tugas Satgas Migas Pemerintah Kota Palu, Irfan mengatakan, saat Pemkot melalui satgas dan juga pertamina telah mengatur pengisian BBM jenis solar untuk setiap kendaraan agar semua kendaraan bisa terakomodir dan meminimalisirkan terjadinya antrean panjang di setiap SPBU di Kota Palu.
“Pemkot Palu dan Pertamina mengatur distribusi BBM yang minim dengan diturunkan tim satgas,” jelasnya.
Satgas akan memantau disetiap SPBU untuk membatasi penerima solar untuk setiap truk untuk menghindari terjadinya monopoli atau kecurangan oknum-oknum yang ingin menimbun atau mengambil solar lebih banyak untuk dijual kembali.
“Kita batasi, setiap truk yang sudah mengantre kita batasi maksimal Rp400ribu untuk pengisian solar,”jelasnya. RES