BESUSU TENGAH, MERCUSUAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan kembali menambah anggaran untuk pembiayaan program Beasiswa Berani Cerdas 2026. Penambahan tersebut sesuai dengan jumlah pendaftar yang ditargetkan.
Saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan upaya percepatan proses pembayaran bantuan beasiswa Berani Cerdas bagi mahasiswa di wilayah Sulawesi Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza Daeng Parebba mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi, terkait proses pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa penerima beasiswa Berani Cerdas.
“Memang saat ini masih terdapat beberapa perguruan tinggi di Kota Palu yang saat ini masih menunggu proses perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang sementara dalam tahap penyelesaian. Angkanya sudah di angka 22 ribu lebih yang sudah siap kita bayarkan. Karena yang melakukan pembayaran itu Biro Kesra. Jadi, kami di sini sudah memberikan data-data mahasiswa yang siap untuk dibayarkan,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, untuk jumlah total penerima bantuan beasiswa Berani Cerdas pada tahun 2026 belum dapat dipastikan. Namun jumlahnya diperkirakan tidak jauh berbeda dengan penerima pada semester ganjil tahun 2025 lalu yang mencapai sekitar 23 ribu mahasiswa.
Firmanza juga mengungkapkan, alokasi anggaran yang disiapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk program beasiswa Berani Cerdas pada tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Lebih banyak lagi di tahun 2026, karena tahun ini kita akan membayarkan dua semester tahun 2025, kemudian satu semester tahun 2026. Sehingga kita membutuhkan sekitar Rp264 miliar,” jelasnya.
Anggaran sebesar Rp264 miliar tersebut juga mencakup pemberian beasiswa Berani Cerdas bagi mahasiswa program magister (S2) sekitar 100 orang sesuai dengan kebutuhan daerah. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan beasiswa bagi sekitar 10 orang yang akan menempuh pendidikan dokter spesialis.“Insya Allah kita juga akan membuka untuk S2 dan dokter spesialis. Kita lihat nanti di bulan April ke depan. Saat ini sementara kita rampungkan kategori-kategori yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” tutupnya. UTM






