TANAMODINDI, MERCUSUAR – Baru lima hari berada di Rumah Singgah Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu, kelima anak jalanan berpenampilan mirip Anak Punk, yang beberapa hari lalu terjaring razia gabungan melarikan diri dari Rumah Singgah.
Kepala Dinas (Dinsos) Kota Palu,Rommy Sandy Agung mengatakan, bahwa sekira pukul 05.30 wita subuh, kejadiannya dimana kelima Anak Punk tersebut memotong gembok dengan menggunakan gergaji pada pagar belakang Rumah Singgah dan petugas keamanan dari Satpol PP Palu baru saja tertidur.
Untuk itu, Dinsos bersama personel Satpol PP Palu mencari kelima Anak Punk tersebut, namun hingga malam hari tidak ditemukan, bahkan dalam usaha pengejaran delapan orang gepeng yang ditangkap petugas.
Kelima anak punk tersebut berasal dari Takalar Sulawesi Selatan, padahal saat ini Dinsos Kota Palu sedang berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial propinsi Sulawesi Tengah untuk memulangkan para Anak Punk yang berjumlah 11 orang balik ke Takalar, ke Kolaka Sulawesi Tenggara hingga ke Kapuas Kalimantan Tengah, namun kelima anak itu berhasil melarikan dirin.
“Berkas perjalanan pemulangan mereka sudah siap hingga surat berbadan sehat, namun harus batal ungkap Rommy. ABS