SMAN 5 Palu Tegas Terapkan Aturan US

Kepala SMAN 5 Palu, Salim saat memantau pelaksanaan Ujian Sekolah yang berjalan lancar dan aman, Selasa (7/4/2026). FOTO: RUSTAM/MS

TONDO, MERCUSUAR – SMAN 5 Palu menunjukkan sikap tegas dalam pelaksanaan Ujian Sekolah (US) bagi siswa kelas XII. Kebijakan ini diambil menyusul masih banyaknya siswa yang tidak hadir, meskipun ujian tersebut merupakan tahapan akhir dalam proses pendidikan mereka di tingkat SMA.

Pihak sekolah menilai, rendahnya tingkat kehadiran siswa menjadi perhatian serius. Padahal, meskipun Ujian Sekolah tidak lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan, nilai yang diperoleh tetap memiliki peran penting, terutama sebagai bahan pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SMAN 5 Palu, Salim, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir siswa yang abai terhadap kewajiban mengikuti ujian. Ia menyatakan, siswa yang tidak mengikuti ujian tanpa keterangan serta tidak mengikuti ujian susulan tetap akan dinyatakan lulus, namun dengan konsekuensi nilai di bawah standar.

“Dalam pelaksanaan ujian ini kami menerapkan aturan tegas. Siswa yang tidak mengikuti ujian tetap kami luluskan, tetapi diberikan nilai di bawah standar. Ini sebagai bentuk konsekuensi, karena masih banyak siswa yang terlihat kurang memiliki kesadaran, bahkan untuk mengikuti ujian terakhir mereka di sekolah,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan data hari pertama pelaksanaan Ujian Sekolah, tercatat sebanyak 21 siswa tidak hadir. Mayoritas dari mereka tidak memberikan keterangan yang jelas atau tercatat alpa. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah terhadap komitmen dan keseriusan siswa dalam menyelesaikan pendidikan mereka.

Pihak sekolah berharap para siswa dapat lebih bertanggung jawab dan memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Selain itu, orang tua juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam mengawasi serta mendorong anak-anak mereka agar mengikuti seluruh rangkaian ujian hingga selesai. UTM

Pos terkait