Staf Ahli Presiden Kuliah Tamu di STIAP Palu

  • Whatsapp

Indonesia saat ini mulai diperhitungkan dunia, bahkan ditunjuk menjadi memimpin dunia dalam menangani krisis pangan, melalui G20. Penghargaan dunia tersebut tidak boleh membuat Indonesia lengah. Harus tetap menjaga situasi politik dalam negeri, harus berdaulat, berdikari dalam ekonomi, berbudaya dalam kebudayaan Indonesia.

Untuk itu, Prof Ermaya meminta agar mahasiswa harus belajar untuk menghadapi Proxy War dan Kondisi ketidakpastian dunia saat ini. 

“Perlu dipahami, proxy war dan ketidakpastian itu ada dua, yakni perang fisik seperti Rusia dan Ukraina saat ini, dan ada juga perang yang tidak terlihat,” ujarnya. CR1

Baca Juga