PETOBO, MERCUSUAR – Seorang pencuri ternak, akhirnya diamankan personel Polsek Palu Selatan, setelah sempat menyandera bahkan mengancam seorang pria lanjut usia (lansia) di sebuah kios menggunakan senjata tajam berupa parang. Diduga si pencuri takut akan diamuk massa, sehingga iapun nekat menyandera seorang lansia, dan video kejadian penyanderaan itu sempat beredar di media sosial Facebook.
Insiden penganiayaan dan pengancaman itu terjadi di Jalan Adam Malik, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (25/2/2025).
Seorang lansia bernama Siaja (82) menjadi korban pemukulan dan ancaman oleh pelaku pencurian berinisial S.
Peristiwa ini bermula saat pelaku berboncengan dengan rekannya IM, sambil membawa seekor kambing dari arah Kawatuna.
Warga yang curiga meneriakkan bahwa keduanya adalah pencuri ternak, lalu mengejar keduanya hingga menabrak kendaraan pelaku.
Setelah terjatuh, S berusaha melarikan diri dengan memasuki rumah warga sambil membawa sebilah parang.
Dalam keadaan panik, ia sempat memukul korban dan langsung menyandera korban dengan sebilah parang dan mengancam warga agar tidak mendekati pelaku.
Petugas dari Polsek Palu Selatan segera bertindak dan berhasil mengamankan pelaku. Saat ini, ia telah diamankan di kantor kepolisian, guna penyelidikan lebih lanjut.
Kepolisian juga mengantisipasi adanya kerumunan warga di sekitar Mapolsek yang ingin mengetahui perkembangan kasus tersebut.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Deny Abrahams, dalam keterangannya menyampaikan, pihaknya akan menangani kasus ini dengan serius dan meminta warga untuk tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.
“Kami meminta masyarakat agar tidak terpancing emosi dan tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Kasus ini sedang kami tangani dengan profesional demi menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Kapolresta.
Kapolresta juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan dugaan tindak kejahatan.
“Dengan kerja sama yang baik antara warga dan kepolisian, diharapkan keamanan serta ketertiban di Kota Palu dapat terus terjaga,” pinta Deny. AMR