Turun Lapangan Evaluasi Kerja Satgas K5

tim penilai

TALISE, MERCUSUAR- Dua tahun lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Palu membentuk Satuan Tugas (Satgas) Keindahan, Kebersihan, Kenyamanan, Keindahan dan Keamanan (K5), guna mengajak partisipasi masyarakat untuk menjaga kebersihan dan lainnya terutama mengamankan warga dari upaya bentrok antar kampung/kelurahan.

Sebanyak 40 orang dari perwakilan bidang profesi baik akademisi, media, bhabinkantibnas, dan lainnya dikumpul dalam tim kecil yang diturunkan menilai di 46 kelurahan, tim tersebut merupakan bagian dari Tim Mosintuvu dan Tim Morambanga, untuk indikator penilaian ada enam aspek yang mewakili K5 ditambah aspek organisasi dan kelembagaan, tim ini dibentuk melalui Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu, Jumat (16/8/2019).

Penilaian dimulai pekan ini untuk aspek kelembagaan, sedangkan aspek K5 diselesaikan sebelum hari Ulang Tahun Kota Palu pada 27 September 2019 mendatang, dalam penilaian di wilayah Kecamatan Mantikulore berdasarkan pengakuan bahwa untuk jadwal kerja bakti tidak banyak mendapat antusias masyarakat, sebab banyak permintaan masyarakat yang meminta waktunya menyesuaikan dengan rutinitas warga.

“Namun setiap Jumat atau Minggu dilakukan kerja bakti di setiap RT di kelurahan,” kata Lurah Tanamodindi, Yohana kepada tim penilai.

Sementara, dikatakan dr, Timudin perwakilan dari akedemisi selaku tim penilai bahwa terkait keamaan, Satgas K5 ini diminta rutin menjaga wilayah dalam mencegah masuknya pelaku penyebab radikalisme, untuk itu sasaran pemeriksaan di kos-kosan lebih sering dilakukan, hal ini juga untuk mencegah adanya perilaku asusila pasangan tidak resmi dan baiknya, kata dia razia dilakukan di malam hari, jangan siang hari, seperti di Kelurahan Lasoani, sebab menurut petugasnya ini permintaan warga.

“Satgas K5 jangan mau diatur warga, karena malam hari lebih rawan ketimbang siang,” ujarnya. ABS  

Pos terkait