TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) memperingati malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah pada malam ke-17 Ramadan di Masjid Darul Hikmah Untad, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini dihadiri Rektor Untad beserta jajaran pimpinan universitas dan sivitas akademika.
Peringatan tersebut mengangkat tema “Internalisasi Nilai Al-Qur’an untuk Kepemimpinan Berkeadaban dan Berkelanjutan.” Melalui kegiatan ini, Untad berupaya memperkuat spiritualitas kampus sekaligus menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kepemimpinan.
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa malam Nuzulul Qur’an menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas diri.
Menurutnya, peringatan tersebut juga menjadi pengingat bagi sivitas akademika untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan.
“Momentum ini menjadi pembelajaran bagi seluruh sivitas akademika Untad untuk terus mengintrospeksi diri, meningkatkan ketakwaan, keimanan, serta keilmuan yang dimiliki. Kita harus membumikan Al-Qur’an sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Universitas Tadulako,” ujarnya.
Puncak acara diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Lukman S. Thahir, M.Ag. Dalam ceramahnya, ia mengulas sejarah turunnya Al-Qur’an serta menekankan pentingnya menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman dalam membangun karakter kepemimpinan.
Menurutnya, kepemimpinan yang berkeadaban hanya dapat terwujud apabila nilai-nilai Al-Qur’an dijadikan kompas dalam setiap pengambilan kebijakan dan tindakan.
Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, Untad berharap nilai-nilai spiritual dapat terus menguat di lingkungan kampus serta menjadi fondasi dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas, berkeadaban, dan berkelanjutan. */JEF






