Vaksinasi Covid-19 Sulteng Capai 1.139.362 Jiwa

  • Whatsapp
Vakisn-ffecf66a

PALU, MERCUSUAR- Pemerintah menargetkan vaksinasi di seluruh provinsi, dapat mencapai 60 persen di bulan November 60 persen dan 70 persen suntik pertama di bulan Desember dengan total sasaran 208.265.720 orang.
Sebagaimana diketahui  pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia hampir genap berjalan setahun. Awalnya pemerintah menargetkan vaksinasi nasional rampung pada akhir 2021 dengan sasaran warga 181,5 juta jiwa.
Namun pada pertengahan tahun, sasaran vaksinasi bertambah menjadi 208,2 juta usai usia remaja masuk dalam kriteria vaksinasi Covid-19. Pemerintah kemudian memundurkan target vaksinasi dengan capaian setidaknya 70 persen dosis pertama di akhir Desember 2021.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, hingga awal Desember ada 15 daerah yang belum memenuhi target vaksinasi 60 persen di bulan November. Salah satu daerah tersebut adalah Sulteng.

Berita Terkait

Sulteng hingga Senin 6 Desember 2021, capaian vaksinasi untuk dosis pertama 1.139.362 jiwa atau 53,3 persen dari sasaran 2.135.907 jiwa. Capaian dengan sebaran Palu 188.650 jiwa (71 persen), Sigi 85.003 jiwa (46,6 persen), Donggala 116.797 (54,5 persen), Parigi Moutong 148.604 jiwa (46 persen), dan Poso 91.943 jiwa (51,3 persen).

Pilihan Redaksi :  Kantor Pos Indonesia Palu Kenalkan ‘Oranger’

Selanjutnya Buol 63.294 jiwa (63,9 persen), Tolitoli 59.500 jiwa (37,6 persen), Banggai 123.223 jiwa (46,8 persen), Banggai Kepulauan 39.937 (46,6 persen), Banggai Laut 23.793 jiwa (49,2 persen), Tojo Una Una 45.611 jiwa (39,9 persen), Morowali Utara 53.031 jiwa (62,1 persen), dan Morowali 99.976 (87,3 persen).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng terus menggenjot capaian vaksinasi COVID-19, untuk membentuk kekebalan kelompok. Kekebalan kelompok ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sulteng.

Gubernur  Sulteng, H. Rusdy Mastura menyampaikan, akan meningkatkan sebaran Vaksin dalam rangka penanggulangan Covid -19. Salah satu langkah yang dilakukan menempatkan mobil vaksin ke kabupaten-kabupaten.

Kabupaten yang menjadi tujuan pertama mobil vaksin kata Gubernur, Kabupaten Parigi Moutong.

Pilihan Redaksi :  Gelisah Soal Legalitas Kepengurusan, KPID Sulteng Silaturahmi ke DPRD

“Saya berharap bupati dan Forkopimda kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat sebaran vaksinasi. Pemprov akan membantu dengan menempatkan mobil vaksin di kabupaten. Langkah pertama, di Parigi Moutong,” kata Gubernur, beberapa waktu lalu.

Gubernur juga menginstruksikan Bupati dan Wali Kota untuk meningkatkan sebaran vaksinasi dengan membangun kolaborasi stakeholder terkait seperti TNI, Polri, BIN, BKKBN, lembaga non pemerintah, dunia usaha, dan kampus.

Dilansir dari Antara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini pelaksanaan vaksinasi dosis pertama Indonesia telah mencapai 68,45% dari target dan vaksinasi dosis kedua sebesar 47,59%. Hanya saja terdapat 21 provinsi yang capaian vaksinasi dosis pertamanya masih di bawah capaian nasional.

“Terdapat beberapa tantangan yang membuat vaksinasi dosis pertama dan kedua di beberapa wilayah tidak mencapai capaian nasional, yang pertama itu terkait dengan isu logistik dan petugas pelaksana vaksin,” kata Wiku dalam konferensi pers daring, di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Pilihan Redaksi :  Pemkab Sigi Mulai Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun 

Dikatakan, tenaga kesehatan yang menjadi petugas pelaksana vaksin berjumlah terbatas di beberapa provinsi. Untuk itu, pemerintah sebetulnya telah meminta pertolongan dari TNI dan Polisi guna membantu pelaksanaan vaksinasi.

“Pada saat yang sama kami mempromosikan vaksinasi untuk memastikan orang-orang menyadari pentingnya vaksinasi. Tampaknya progresnya saat ini cukup baik,” katanya.

“Kami berkomunikasi dekat dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat selalu mendukung pemerintah daerah saat mereka menemukan masalah. Dan kami menggunakan data yang benar yang disamakan dengan data mereka juga,” ucapnya.

Selain Sulawesi Tengah, provinsi yang gagal memenuhi target pemerintah pusat sepanjang November 2021, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua. MS

Baca Juga