Wijaya Chandra Rayakan Ultah, Luncurkan Buku

Rayakan hari jadinya yang ke 52, ada yang terasa spesial, dihadapan ratusan undangan yang hadir, mulai dari Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, sampai tokoh agama, tokoh ormas, dan masyarakat, owner Millenium Park, Wijaya Chandra meluncurkan sebuah buku, yang ditulis oleh jurnalis Harian Umum Mercusuar, Jefrianto, yang berjudul Posko Milenium Palu Bangkit, yang merekam kejadian kerja kemanusiaan, pada bencana alam 28 September 2018.

“Buku ini menyusun kembali kisah, kesaksian dan dokumentasi dari peristiwa yang telah berlalu bertahun-tahun, bukanlah pekerjaan ringan. Dibutuhkan ketekunan untuk menelusuri kembali ingatan yang mulai memudar,” urainya.

Lanjut Ko Awi, sapaan akrabnya, kesabaran untuk memverifikasi setiap detail, agar tidak keliru, dan ketulusan untuk menuliskan semuanya dengan jujur. Dia juga mengucapakn terima kasih kepada penulis, dan kepada semua pihak, yang telah mencurahkan tenaga dan waktu, untuk membantu hadirnya buku, yang sudah sampai di tangan para undangan yang hadir, dalam perayaan hari jadinya yang ke 52.

Buku yang ditulis Jefri, kata Ko Awi lagi, diuraikan dengan gaya bahasa sederhana, dengan tujuan, agar pembaca bukan hanya bisa membaca setiap tulisannya, namun juga menikmati setiap alur yang mengalir di dalam tulisannya, dan mampu merasakan getaran emosional, di setiap lekuk tulisannya.

Dalam peluncuran buku itu juga, hadir bebeberapa tokoh yang memberikan testomini, diantaranya adalah mantan Kepala Dinas Sosial Sulteng, Ridwan Mumu, yang menguraikan kenangannya, tentang hadirnya Ko Awi bersama relawannya, yang salah satunya, memberikan batuan empat lokal gedung sementara kepada Yayasan Annurbuts, yang porak poranda saat itu, hingga kemudian saat ini, gedung tersebut masih terawatt dengan baik, dan terus digunakan oleh Yayasan.

“Padahal, kita tahu Ko Awi ini beragama Budha, namun dirinya pun peduli dengan agama lain, yang kemudian kesusahan ditimpa bencana alam, Alhamdulillah, gedung ini masih terawatt dengan baik,” urai Ridwan Mumu. (MBH)

Pos terkait